JavaScript: JavaScript:
Ketuhanan Yesus Menurut Imam Al Ghazali. Imam al-Ghazali adalah salah seorang ulama klasik yang berusaha keras mematahkan hujjah ketuhanan Yesus. Melalui bukunya yang berjudul al-Raddul Jamil li Ilahiyati `Isa, al-Ghazali membantah ketuhanan Yesus dengan mengutip teks-teks Bibel. Buku ini menarik untuk dikaji karena diterbitkan oleh UNESCO dalam bahasa Arab.
(more…)
Allah Bersifat Qidam Artinya Dahulu, yaitu dahulu yang tidak perpermulaan karena mustahil Allah itu mempunyai permulaan, karena Apabila Allah itu ada awalnya atau permulaannya berarti sama dengan makluk dan setiap yang sama atau yang bisa di persamakan dengan makhluk itu pasti bukan tuhan
Al-Mukmin Zat Yang Mebenarkan Kebenaran. Pada kajian yang lalu kita telah mencoba membahas tentang Hakikat Al-Mukmin atau Zat Yang Memberi Rasa Aman dan pada Kajian Hakikat Tauhid dalam category Al-Asma Al-Husna kali ini kita akan mencoba membahas makna lain dari nama Allah Al-Mukmin yang berarti Mebenarkan Kebenaran.
(more…)
As-Salam Adalah Zat Pemberi Keselamatan. Allah adalah as-SalamAllah Pemberi Keselamatan berarti Allah adalah Zat Yang Maha Sempurna, sempurna Zat-Nya, sempurna Sifat-Nya dan sempurna segala Perbuatan-Nya, kesempurnaan yang tidak dimiliki oleh makhluk ciptaan-Nya. Allah terhindar dari segala kekurangan, terhindar dari kecacatan dan hal-hal yang menjatuhkan nilai Ketuhanan-Nya. Atau Allah terhindar dari keserupaan dengan makhluk-Nya yang tidak mempunyai sifat-sifat kesempurnaan. yang berarti pemberi keselamatan.
(more…)
Jawaban dan Pejelasan ( 3 ). Berikut ini saya akan mencoba menjawab dan menjelaskan sebuah pertanyaan yang disampaikan oleh saudara kita yang bernama Han melalui kotak komentar yaitu :
Tolong dijelaskan arti kata TUHAN, ALLAH, ZAT DAN SEJATI. ALLAH berdiri sendiri, tdk bergantung kepada sesuatu. Dia tidak berbentuk ataupun bersuara. pertanyaan saya bagaimana kita mengenal Allah yang tidak berbentuk dan bersuara. apakah nabi musa melihat Allah disaat Gunung Hancur atau disaat Nabi musa pingsan tolong dijelaskan secara detail. kalau bisa ke email langsung. terima kasih. Allah memberikan kita ketenangan selalu. Amin
Hakikat Gairah Dalam Diri. Semangat atau Gairah bisa diartikan suatu dorongan yang berasal dari hati sanubari untuk melakukan sesuatu yang bisa diterima oleh akal. Karena semangat atau gairah ini bersumber dari hati, maka semangat itu timbul dari sebuah keyakinan yang diterima atau cocok dengan pertimbangan akal, sehingga naik turunnya semangat sangat tergantung dengan keyakinan hati dan kemampuan akal dalam mencari dan menemukan serta memberikan pembenaran dari apa yang telah diyakini hati sanubari tersebut.
Al-Quddus Adalah Zat Yang Maha Suci. Arti al-Quddus adalah suci. Dengan nama tersebut Baitul Maqdis dinamakan tempat yang didalamnya beberapa dosa disucikan. Surga juga disebut juga disebut dengan Hathirah al-Quds karena surga itu merupakan tempat yang suci dari segala kejelekan dunia. Dan al-Quds juga bisa diartikan syariah karena kesucian dapat diambil dari syariah serta Allah menamakan mailakat Jibril dengan Ruh al-Quddus karena malaikat Jibril diciptakan dari kesucian yang murni yaitu diciptakan dari cahaya. Dsiamping itu Jibril merupakan utusan Allah untuk membawa kesucian atau Al-Quran dan Hikmah yang dapat mensucikan jiwa para hamba-Nya
Allah Bersifat Ujud, Artinya Ada, mustahil Allah SWT tidak ada. Alam semesta raya ini dan segenap isinya sudah cukup sebagai bukti keberadaan Allah SWT. Keberadaan alam semesta raya ini beserta segenap isinya tidak mungkin secara akal tercipta dengan sendirinya. Pembuktian dari dalil-dalil yang ada terhadap suatu perbuatan atas sesuatu yang diciptakan sekaligus merupakan jejak yang meninggalkan bekas. Sesungguhnya pada jejak yang tidak membekas atau meninggalkan bekas adalah suatu kemustahilan. Adanya jejak-jejak manusia yang tertinggal merupakan pembuktian adanya orang yang berlalu-lalang.
Pujian Allah Terhadap Diri-Nya Sendiri. Sebelum kita melakukan kajian tentang pujian Allah terhadap dirinya, terlebih dahulu marilah kita memahami tujuan Allah memuji diri-Nya sendiri dengan beraneka ragam kalimat pujian dan Apa sih keuntungan atau manfaatnya bagi Allah atas pujian tersebut serta apa kepentingan Allah atas pujian tersebut ?.
Apabila dicermati secara seksama. Sesungguhnya Allah sebagai Tuhan tidak punya atau mempunyai kepentingan apapun dengan seluruh kalimat puja pujian dan kata-kata puja pujian yang diperuntukkan Allah terhadap dirinya sendiri. Seluruh puja pujian itu pada hakikatnya merupakan rahmat dari-Nya yang diperuntukkan kepada seluruh alam dan seluruh makhluk ciptaan-Nya. Karena dipuji atau pun tidak, Allah akan tetap menjadi Tuhan karena tidak ada Tuhan selain Allah, hanya Dialah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.