JavaScript: JavaScript:
“ Islam ESQ “ Agama Alternatif Indonesia Masa Depan – Pada kajian yang lalu dengan judul Ajaran “ Islam ESQ “ dan Para Pemuja Setan pada telah disampaikan bahwa dari lambang yang ditampilkan “ The ESQ Way 165 “ yang merupakan mencerminan dari “ Rukun Islam ( 5 ) “ , “ Rukun Iman ( 6 ) “ dan “ Ihsan ( 1 ) “ secara terbalik yang merupakan kebiasan dari kaum para pemuja setan dengan memakai lambang “ salib terbalik “ sebagai ungkapan penghinaan terhadap ajaran agama kristen sebagai agama dominan di Eropa.
(more…)
Ajaran “ Islam ESQ “ dan Para Pemuja Setan. Menyikapi ribut – ribut masaalah kesesatan ajaran “ Islam ESQ “ Ary Ginanjar yang belakangan ini terus bergulir dengan segala macam dinamikanya, pada postingan kali ini saya hanya ingin sedikit berbagi pemahaman tentang beberapa hal yang menjadi sorotan dari ajaran “ Islam ESQ “ itu yang berhubungan dengan dasar kajian blog “ Kajian Hakikat Tauhid “ ini dan beberapa hal – lain yang mungkin berhubungan sesuai dengan perkembangan yang ada nantinya
(more…)
Para Pemuja Setan Di Eropa. Dalam membahas kelompok para pemuja setan di Eropa akan kita mulai dari Polandia yaitu dimulai dari seorang writter bernama Martin Buber yang telah menulis bukunya yang terkenal dengan judul “ I and You “. Maka, sosok inilah yang menjadi dedengkot penyebar dan pengembang sekte Chassidisme. Walau sebenarnya sekte ini dalam sejarahnya telah munculnya sejak 200 tahun yang lampau.
(more…)
Beberapa Aliran Satanisme. Sebagaimana agama dan kepercayaan pada umumnya stanisme juga terdiri dari beberapa kelompok atau aliran yang sebagian dari para pemuja setan ini tidak selalu menggambarkan kepercayaan penuh atas setan atau iblis bahkan beberapa kelompok diantaranya melihat bahwa tidak ada ruginya keikutsertaan mereka dalam “ Dunia Kesenagan “ yang dilarang oleh berbagai agama ini. Sementara yang lain menganggap keikut sertaannya dalam satanisme akan menambah eksistensinya secara pribadi dan kelompok walau banyak aktivitas mereka yang disebut satanis harus dilakukan sebagaimana dalam kepercayaan terhadap agama.
Ritual Para Pemuja Setan. Salah satu buku pertama dengan tema Penyiksaan Satanis berjudul Michelle Remebers yang dipublikasikan pada tahun 1980 oleh Michelle Smith dan Psikiatrinya yang kemudian menjadi suaminya, Laurence Pazder. Publikasi itu diperkuat oleh tulisan dari Majalah People dan National Enquirer dan banyak Radio dan TV show. Michelle memiliki memori melihat ritual pengorbanan manusia, berbagai bentuk penyiksaan dan melakukan kontak dengan tenaga supranaturalnya. Sememtara itu Lauren Stranford menulis sejumlah penyiksaan setanis terhadapnya di masa kecil pada tahun 1988. Buku itu merupakan autobiografi berjudul Satan’s Underground. Ini adalah buku pertama yang menggambarkan bagaimana penculikan seorang perempuan muda untuk dipersembahkan sebagai “ peternak ” bayi. Bayi-bayinya dirampas dari mereka dan dikorbankan kecuali sang perempuan mau melakukan aborsi saat itu.
Satanisme. Akhirnya Tuhan Pun Akan Berdamai Dengan Syetan. Satanisme merupakan bentuk pemujaan terhadap syetan yang hingga kini masih tetap eksis walau kekutan kelompok pemujaan ini tidak bisa diketahui dan dimengerti secara penuh hingga saat ini, tapi yang jelas mereka selalu bertentangan dengan agama dan negara tempat kelompok pemujaan ini berkembang, sehingga gerakan mereka sangat rahasia di hutan-hutan, pedalaman, tempat-tempat terisolir dan lainnya termasuk di Indonesia.
Sebelum kita mencoba melakukan kajian tentang kelompok para pemuja syetan yang lambang-lambang dan simbol mereka telah kita bahas dalam kajian yang lalu, agar tidak salah arah, marilah kita memahami sedikit hakikat dari para pemuja syetan yang menjadi kajian bersambung dalam beberapa postingan pada blog “ Kajian Hakikat Tauhid “ ini.
Makna Lambang Para Pemuja Setan. Hakikat makna dari par pemuja setan yang dimaksud dalam postingan ini secara luas berarti pembangkangan terhadap perintah Allah swt dengan kecendrungan terhadap perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan perintah agama dan cendrung untuk melakukan perbutan-perbuatan yang bersifat dosa dan dilarang agama. Sedangkan secara khusus makna dari para pemuja setan ini adalah menjadikan iblis, syetan dan jin sebagai panutan dan dipertuhankan, dipuja-puja, ditaati ajarannya dan diagungkan keberadaannya.