JavaScript: JavaScript:

Kajian Hakikat Tauhid

Kajian Hakikat Tauhid Merupakan Hikmah Ketuhanan Sebagai Bekal Untuk Mendapatkan Ridha dan Hidayah Allah swt

Jawaban dan Penjelasan ( 2 )

Thursday, September 17th, 2009

Jawaban dan Penjelasan ( 2 ). Merespon banyaknya tanggapan dalam kotak komentar yang bernada cukup keras bahkan ada yang melakukan kopi paste dari dari komentar sebelumnya ( Maaf.. sudah dihapus ) karena mungkin dianggap sama dengan respon yang seharusnya disampaikan setelah membaca postingan dalam katagori Al – Asma Al – Husna. Tepatnya pada kajian-kajian tentang asal kata Allah.

(more…)

Mendudukkan Perkara Bid’ah Dengan Benar ( 2 )

Thursday, September 10th, 2009

 

Mendudukkan Perkara Bid�ah Dengan Benar ( 2 ). Pada kajian sebelumnya (Mendudukkan Perkara Bid�ah Dengan Benar ( 1 ) ) kita telah mencoba selintas membahas tentang pemahaman tentang Islam sebagai agama tauhid terakhir yang diperuntukkan kepada seluruh umat manusia di dunia ini. Dengan prinsip pemahaman tersebut, seluruh syariat hukum Islam sangat cocok dan sesuai serta akan menjadi rahmat bagi setiap komponen yang mengamalkannya atau mengaplikasikannya dengan benar. Yaitu sesuai dengan Al-Quran dan Sunnah Rasulullah SAW atau terbebas dari syariat yang mengada-ada tanpa berdasarkan hukum Allah SWT yang termuat dalam Al-Quran dan Sunnah Nabi SAW.

(more…)

Allah Bersifat Ujud, Artinya Ada

Saturday, August 29th, 2009

Allah Bersifat Ujud, Artinya Ada, mustahil Allah SWT tidak ada. Alam semesta raya ini dan segenap isinya sudah cukup sebagai bukti keberadaan Allah SWT. Keberadaan alam semesta raya ini beserta segenap isinya tidak mungkin secara akal tercipta dengan sendirinya. Pembuktian dari dalil-dalil yang ada terhadap suatu perbuatan atas sesuatu yang diciptakan sekaligus merupakan jejak yang meninggalkan bekas. Sesungguhnya pada jejak yang tidak membekas atau meninggalkan bekas adalah suatu kemustahilan. Adanya jejak-jejak manusia yang tertinggal merupakan pembuktian adanya orang yang berlalu-lalang.

(more…)

Mendudukkan Perkara Bid’ah Dengan Benar ( 1 )

Monday, August 24th, 2009

 

Mendudukkan Perkara Bid�ah Dengan Benar ( 1 ). Sesungguhnya postingan ini bukan bertujuan untuk memperdebatkan sebuah kata Bid�ah yang sangat sering kita baca dan dengar dari orang-orang yang mengaku-aku sangat tahu dan sangat faham tentang hakikat kedudukan dari kata Bid�ah tersebut dalam syariat hukum Islam, sehingga mereka yang merasa sangat faham tersebut dengan gampang dan terkesan serampangan menempelkan cap bid�ah terhadap seseorang atau terhadap suatu prosesi ritual yang dilakukan seseorang.

(more…)

Hakikat Ramadhan Sebagai Bulan Percintaan

Tuesday, August 18th, 2009

Hakikat Ramadhan Sebagai Bulan Percintaan. Bulan Ramadahan atau bulan puasa merupakan bulan mulia dimana pada bulan Ramadhan ini, seluruh umat manusia yang beriman diberi kesempatan oleh Allah SWT sebagai Tuhan Semesta Alam untuk melaksanakan suatu ritual peribadatan puasa yang mulia demi kebaikan manusia itu sendiri.

Allah telah befirman dalam sebuah hadist qudsi yang disabdakan Rasulullah Muhammad SAW yang menyatakan bahwa “ … Sesungguhnya puasa itu adalah untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan langsung menentukan imbalannya ….”

(more…)

Allah Raja Diraja Yang Merajai

Friday, June 19th, 2009

Allah adalah Raja. Raja Dirja, Raja Diraja Yang Merajai. Pada postingan yang lalu kita telah mencoba melakukan kajian tentang tujuan dan hakikat dari pujian Allah terhadap dirinya sendiri sebegai Tuhan Rabb Al Alamin dan pada kajian kali ini kita akan lanjutkan dengan Al Asma Al Husna yang selanjutnya yaitu tentang nama Tuhan ‘ Al Mulk ‘ atau yang kira-kira bermakna “ Allah adalah Raja yang Memiliki Kerajaan “

Allah adalah Raja. Raja Diraja, Raja Diraja Yang Merajai. Itu adalah nama-nama yang pada hakikatnya merupakan ungkapan kepenguasaan Allah dan Kepemilikan atas makhluk ciptaan-Nya dan dengan nama-nama tersebut Allah telah memerintahkan serta mengajarkan kepada kita cara untuk menyanjungkan puja pujian kepada Tuhan Rabb Al Alamin. Tuhan Semesta Alam

(more…)

Pujian Allah Terhadap Diri-Nya Sendiri

Monday, June 15th, 2009

Pujian Allah Terhadap Diri-Nya Sendiri. Sebelum kita melakukan kajian tentang pujian Allah terhadap dirinya, terlebih dahulu marilah kita memahami tujuan Allah memuji diri-Nya sendiri dengan beraneka ragam kalimat pujian dan Apa sih keuntungan atau manfaatnya bagi Allah atas pujian tersebut serta apa kepentingan Allah atas pujian tersebut ?.

Apabila dicermati secara seksama. Sesungguhnya Allah sebagai Tuhan tidak punya atau mempunyai kepentingan apapun dengan seluruh kalimat puja pujian dan kata-kata puja pujian yang diperuntukkan Allah terhadap dirinya sendiri. Seluruh puja pujian itu pada hakikatnya merupakan rahmat dari-Nya yang diperuntukkan kepada seluruh alam dan seluruh makhluk ciptaan-Nya. Karena dipuji atau pun tidak, Allah akan tetap menjadi Tuhan karena tidak ada Tuhan selain Allah, hanya Dialah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

(more…)

Hakikat Awal Nur Muhammad

Tuesday, April 21st, 2009

Hakikat Awal Nur Muhammad. Pamahaman tentang hakikat Nur Muhammad pada umumnya dimulai dari kajian asal yaitu ketika, seluruh alam belum ada dan belum satu pun makhluk diciptakan Allah swt. Pada saat itu yang ada hanya zat Tuhan semata-mata, satu-satunya zat yang ada dengan sifat Ujud-Nya. Banyak dari kalangan sufi memahami bahwa pada saat itu zat yang ujud yang bersifat qidam tersebut belumlah menjadi Tuhan karena belum bernama Allah, Untuk bisa dikatakan sebagai tuhan, sesuatu itu harus dan wajib ada yang menyembahnya. Apabila tidak ada yang menyembah maka tidak bisa sesuatu itu dikatakan sebagi tuhan. Logikanya demikian

(more…)

Hakikat Nur Muhammad

Monday, April 13th, 2009

Hakikat Nur Muhammad. Banyak pendapat dan pertentangan pendapat tentang Hakikat Nur Muhammad yang akan menjadi topik bahasan dalam � Kajian Hakikat Tauhid � ini. Perbedaan pendapat itu pada umumnya terdapat pada kisaran tentang Penciptaan Nur Muhammad dan Awal Muhammad. Masing-masing pendapat berusaha untuk menampilkan dan menyandarkan pendapatnya kepada ayat-ayat Al-Quran dan hadist-hadist serta penjelasan-penjelasan yang logis dan ilmiah untuk mendukung kebenaran pendapat mereka. Mungkin saya, Myrazano atau anda termasuk salah satu diantara mereka

(more…)

Sifat Jaiz atau Mungkin Pada Allah SWT

Tuesday, March 3rd, 2009

Sifat Jaiz atau Mungkin Pada Allah swt. Postingan ini adalah lanjutan dari kajian yang berjudul “ Hakikat Zat Pada Sifat Allah ( 1 – 5 )“ yang lalu. ( kalau belum baca atau sudah lupa silahkan dibaca kembali mulai dari postingan ini sini ).

Sebagai mana postingan yang lalu, dimana kita telah melakukan kajian tentang 20 ( dua puluh ) sifat yang wajib pada Allah swt, maka pada kajian ini kita akan mencoba melakukan kajian tentang sifat yang Jaiz pada Allah swt

Jaiz pada sifat Allah swt berarti “ mungkin “ yaitu sesuai sifat Allah swt Iradat yang berati berkehendak, Allah swt berkehendak dengan sifat iradat-Nya, sehingga segala sesuatu bisa bersifat mungkin dan tidak ada yang mustahil bagi Allah swt. Secara syariat dinyatakan bahwa “ manusia punya kehendak, Allah punya kehendak, tapi kehendak Allah swt lah yang akan berlaku “, “ Nyatanya iradat Allah swt itu pada nafsu kita, kalau tidak berkehendak nafsu kita, tindak nyata iradat Allah swt itu, karena berkehendak nafsu kita itu dengan iradat Allah swt “

(more…)