JavaScript: JavaScript:

Kajian Hakikat Tauhid

Kajian Hakikat Tauhid Merupakan Hikmah Ketuhanan Sebagai Bekal Untuk Mendapatkan Ridha dan Hidayah Allah swt

Firqah – Firqah Dalam Islam

Thursday, April 1st, 2010

Firqah � Firqah Dalam Islam. Dalam sejarah perkembangan Islam tercatat, bahwa di lingkungan masyarakat umat Islam dari abad � abad permulaan sampai sekarang ini terdapat firqah � firqah dalam i�tiqat yang fahamnya berbeda � beda atau bertentangan secara tajam antara satu sama lain. Kondisi ini sudah menjadi fakta yang sudah terjadi dan sudah tidak dapat dibantah lagi serta sudah menjadi ilmu pengetahuan yang termaktub dalam kitab � kitab usuluddin

(more…)

Salah Satu Bukti Keaslian Al-Quran

Tuesday, March 30th, 2010

Data angka membuktikan bahwa Quran tidak berubah dan diselewengkan. Beberapa orang percaya bahwa Quran, yang ada di tangan kita hari ini tidak lengkap dan mengandung sejumlah besar ayat-ayat yang disembunyikan … Dapatkah bahasa angka untuk membuktikan keyakinan yang keliru ini ?….

(more…)

Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 4 )

Monday, March 22nd, 2010

Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 4 ).  Kajian ini merupakan kelanjutan dari kajian sebelumnya pada blog “ Kajian Hakikat Tauhid “ ini yaitu pada kajian “ Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 3 ) “ yang telah disampaikan bahwa menyeret pemahaman realitas ketuhanan dari ranah iman ke dalam ranah akal sama artinya dengan penjebakan diri kepada pengingkaran terhadap realitas ketuhanan itu sendiri, bahkan lebih jauh bisa melahirkan kesyirikan yang keji. Semoga Allah SWT melindungi kita dari kezaliman tersebut.

(more…)

Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 3 )

Monday, March 15th, 2010

Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 3 ).  Sebagaimana kajian yang telah kita bahas pada kajian sebelumnya yaitu “ Keyakinan atau keimanan, tentang realitas ketuhanan dalam proses penciptaannya merupakan satu paket dengan penciptaan manusia “ pada  postingan Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 2 ) sehingga keimanan atau pengakuan tentang keberadaan Tuhan adalah sesuatu yang tidak perlu dibuktikan lagi karena keyakinan tersebut sudah ada pada masing – masing jiwa, sedangkan pengingkaran pada hakikatnya merupakan suatu pengakuan ekstrim tentang keberadaan Tuhan itu sendiri

(more…)

Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 2 )

Wednesday, March 3rd, 2010

Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 2 ). Postingan ini merupakan lanjutan dari postingan sebelumnya tentang jawaban dan penjelasan atas pertanyaan salah seorang sahabat blogger yang meminta bukti dan pembuktian tentang keberadaan tuhan pada Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 1 ).

(more…)

Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 1 )

Sunday, February 28th, 2010

Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 1 ). Postingan ini merupakan Jawaban dan Penjelasan atas pertanyaan salah seorang sahabat blogger yang meminta bukti dan pembuktian tentang keberadaan tuhan.
(more…)

Kejelasan Rasionalitas Al-Qur’an

Wednesday, December 23rd, 2009

Kejelasan Rasionalitas Al-Qur�an. Sebagai wahyu, �al-Qur�an menuntun umat untuk selalu tadabur dan tafakur terhadap kandungan makna ayat-ayatnya (QS an-Nisa� [4]: 82 dan QS Ali Imran [3]: 191). Bertolak dari semangat ini, �manusia dibekali perangkat lunak yang berupa �pemikiran� yang hendaknya selalu seirama dengan realitas ayat-ayat al-Qur�an. Ar-Raghib al-Ashfihani berkata, ��Pemikiran adalah suatu kekuatan yang berusaha mencapai suatu ilmu, �dan tafakur (berpikir) adalah bekerjanya kekuatan itu dengan bimbingan akal.�

(more…)

Sebelum Allah Menjadi Tuhan

Monday, October 26th, 2009

Sebelum Allah Menjadi Tuhan. Ketika semua makhluk belum ada, bumi dan langit belum diciptakan, surga dan neraka belum ada. Kondisi itu oleh kalangan para ahli tasawuf di dikenal dengan sebutan “ Alam Sunyi “. Pada kondisi Alam Sunyi tersebutlah Zat berdiri  dengan nur-Nya dan dengan Nur-Nya itu Zat berdiri dengan sendirinya serta dengan Nur-Nya itu Zat terdiri dengan sendirinya, tanpa sebab yang menyebabkannya.

(more…)

Mendudukkan Perkara Bid’ah Dengan Benar ( 3 )

Monday, October 12th, 2009

Mendudukkan Perkara Bid�ah Dengan Benar ( 3 ) ; Contoh Bid�ah Hasanah Dalam Penetapan Hukum Barang Makanan. Setelah pada dua kajian yang lalu kita telah mencoba membahas tentang makna bi�ah dan hakikat bid�ah serta macam-macam bid�ah , berikut ini kita kita akan mencoba melihat salah satu metoda atau strategi yang diambil oleh para ulama dalam menyikapi beberapa perbedaan dalam penetapan hukum haram dan halal terhadap makanan yang tidak terdapat dalam tuntunan Al-Quran dan Sunnah Nabi SAW.
(more…)

Mendudukkan Perkara Bid’ah Dengan Benar ( 2 )

Thursday, September 10th, 2009

 

Mendudukkan Perkara Bid�ah Dengan Benar ( 2 ). Pada kajian sebelumnya (Mendudukkan Perkara Bid�ah Dengan Benar ( 1 ) ) kita telah mencoba selintas membahas tentang pemahaman tentang Islam sebagai agama tauhid terakhir yang diperuntukkan kepada seluruh umat manusia di dunia ini. Dengan prinsip pemahaman tersebut, seluruh syariat hukum Islam sangat cocok dan sesuai serta akan menjadi rahmat bagi setiap komponen yang mengamalkannya atau mengaplikasikannya dengan benar. Yaitu sesuai dengan Al-Quran dan Sunnah Rasulullah SAW atau terbebas dari syariat yang mengada-ada tanpa berdasarkan hukum Allah SWT yang termuat dalam Al-Quran dan Sunnah Nabi SAW.

(more…)