Kebaikan Tidak Akan Pernah Sejalan Dengan Kejahatan

Kebaikan Tidak Akan Pernah Sejalan Dengan Kejahatan. Kemuliaan Hanya Akan Menempati Raga – Raga Yang Suci. Rumah tangga haruslah menjadi benteng perlindungan yang utama bagi anak dari segala macam pengaruh lingkungan yang merusak, karena diluar rumah sudah berdiri menunggu dengan sabar dan setia segala macam bentuk ajakan dan godaan dari iblis yang akan mengajak dan mengarahkan anak kita menuju jalan kegelapan yang jauh dari jalan kebaikan Tuhan.
Orang tua adalah orang pertama yang harus bertanggung jawab menjauhkan anak yang dipercayakan Tuhan melalui kelahiran suci dalam “kasih cinta Tuhan yang tulus dari jeratan ” jeratan iblis yang akan menghancurkan masa depan anak, masa depan keluarga dan dunia. Sehingga Orang tua yang bertanggung jawab harus selalu mengupayakan dan menyediakan dirinya secara lahir dan batin untuk kebahagiaan anak dan dunia di masa depan

Ketahuilah bahwa sesungguhnya setiap hari, anak dengan jiwanya yang lugu dan bersih dengan segala kerapuhannya sudah terlalu sibuk dengan segala macam godaan dan rayuan setan yang merusak. Anak membutuhkan dukungan kekuatan dari Ibu dan Bapak agar tetap kuat dalam memenangkan perangnya. Jangan biarkan anak dikalahkan dan menjadi sebab dari berkembangnya kekuatan jahat di masa depan. Untuk itulah sebetulnya Tuhan menciptakan orang tua untuk anak.

Banyak orang tua kurang bijak memahami konsep ini, sehingga mereka lebih terfokus pada pemenuhan kebutuhan jasmani saja dan mengabaikan pemenuhan kebutuhan rohani anak. Orang tua terlalu sibuk memikirkan pemenuhan keseimbangan gizi yang dikonsumsi anak. Anak – anak harus mendapatkan nilai yang bagus di sekolah sebagai indikasi kecerdasan formal. Akibatnya anak dipaksa untuk mengikuti bermacam – macam kursus dan latihan yang kadang – kadang belum terlalu dibutuhkan.

Tanpa sadar orang tua telah menanankan ambisi dan gengsi semu pada jiwa anak dengan porsi yang melebihi dari kesanggupannya. Padahal “ Tuhan sendiri tidak pernah membebani hamba-Nya diluar batas kesanggupannya “

Dan perlu juga diingat bahwa, semua pondasi kebaikan dan kemuliaan sesuai tuntunan agama yang diridhai adalah sesuatu hikmah suci yang dihidayahkan Tuhan kepada manusia yang membutuhkan dan dikehendaki-Nya. Pondasi kemuliaan hanya akan menacap kuat dan kokoh apabila ditanamkan pada tempat yang sesuai secara tepat dan benar. Kebaikan tidak akan pernah sejalan dengan kejahatan.

Jiwa yang mulia hanya akan menempati raga – raga yang dibesarkan dengan cara yang tepat sesuai dengan tuntunan Tuhan yang suci. Nilai – nilai kebaikan yang bermatabat hanya akan bersemayam dalam raga – raga yang tumbuh dan dibesarkan dari bahan makanan yang baik. ” Tidak ada tempat yang pantas bagi sepotong daging yang tumbuh dari dalam diri seorang anak manusia yang berasal dari barang yang haram selain dari neraka “.

Tugas orang tua dalam rumah tangganya bukan hanya menyediakan makanan yang banyak dan lezat saja, tetapi juga wajib menyuguhkan hidangan – hidangan rohani bagi anak. Gizi yang cukup dan seimbang serta tempat tidur yang empuk memang sangat dibutuhkan anak demi kesehatan jasmaninya, tetapi bukan berarti ibu dan bapak boleh mengabaikan pendidikan mental keagamaan pada anak.

Ibu dan bapak harus menanamkan pondasi agama secara jujur pada anak di rumah, agar diluar anak tidak dinina – bobokkan oleh racun – racun setan dunia yang akan menghancurkan masa depanya.

Ibu dan Bapak wajib menjadikan rumah sebagai tempat pelatihan dan pembekalan untuk segala macam bentuk kebaikan dan kemuliaan manusia bagi anak, sehingga ketika anak keluar rumah, dia sudah siap tampil sebagai sosok pribadi yang dibutukan karena mampu memberi kebahagiaan bagi dirinya dan lingkungannya.

Jadi, rumah tangga adalah lembaga pertama yang paling bertanggung jawab atas kesiapan anak lahir dan batin di masa depan. Ibu dan Bapak adalah sosok agung yang telah ditunjuk dan dipercaya Tuhan untuk menggenggam dan menentukan masa depan itu. Setiap kebaikan yang ibu dan bapak tanamkan pada jiwa anak saat ini, akan sama artinya ibu dan bapak telah menebar kebaikan abadi di masa depan.” Amin “. ( Rumah Tangga )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.