Para Pemuja Setan di Israel dan Amerika

Para Pemuja Setan di Israel dan Amerika. Para pemuja setan adalah kimunitas kegelapan dengan ritula kriminal yang berusaha menaklukkan dunia. Sehingga mereka mempunyai kegigihan untuk menyebarkan faham mereka di berbagi dunia. Mereka masuk keberbagai agama dan merusaknya. Tak terlepas negara-negara muslim yang menjadi sasaran utama mereka. Walau terdiri dari beberapa sekte, namun ajarannya tetap satu, mereka tetap satu yaitu memuja syetan yang berujung pada kebebasan tanpa batas dalam segal hal.

Beberapa negara telah digeranyangi kriminalitas dan perusakan agama oleh para pemuja setan ini. Mulai dari negar Agresor Israel dan Amerika hingga menembus atmosfir negara-negara Islam termasuk Indonesia dan sesungguhnya gerakan mereka di seluruh dunia yang tidak terungkjap jauh lebih besar dibandingkan yang telah berhasil diungkap

Sudah sejak sekian lama mereka berkembang di Israel. Sebagaiman yang telah dimuat sebuah media Israel lebih dari sekali kriminalitas yang dilakukan para pemuja setan yang berasal dari negartersebut. Kisah terakhir yang dimuat adalah kisah penggalian kuburan seorang tentara Israel tahun 1997 yang digali oleh seorang pemuja syetan yang bertempat tinggal di sebuah tempat berbatasan dengan negara Yordan. Kepolisian Israel menyebutkan bahwa jumlah pengikut sekte ini telah mencapai ribuan orang. Di Tel Aviv sendiri ada sekitar 4.550 orang pengikut.

Sebuah sumber di Israel juga menyebutkan bahwa mereka kini telah memiliki beberapa markas dan tempat berkumpul hingga di jalur ke Mesir yang mereka gunakan untuk memasukkan keyakiann sesat dan bejat ini ke Mesir.

Kelompok pemuja setan yang berada di Tel Aviv terhitung sebagai kelompok yang paling kejam dibandingkan kelompok lain. Mereka mengorbankan anggota baru dan anggota yang lemah dengan cara membunuh mereka. Meminum darahnya.

Awalnya ritual ini ketahuan di pantai Metania yang menyebarkan rasa takut pada penduduk sekitar sehingga mereka tidak berani melewatinya setelah pukul 20.00 waktu setempat. Khususnya setelah terjadi beberapa pembunuhan setelah lewat tengah malam.

Sedangkan di Amerika Tercatat ada sekitar 295 sekte pemuja setan. Pada tahun 1996 pemerintah Amerika menangkap para pengikut sekte pemuja setan setelah mereka mencuri persediaan darah dalam jumlah yang sangat besar dari rumah sakit di New York untuk diminum ketika mereka melakukan ritual.

Sebelumnya pada tahun 1992 kantor data di FBI mengungkapkan tentang anak kecil yang dipakai untuk persembahan dalam ritual mereka. Laporan ini menunjuk kepada data yang berkembang pada tahun 1983 tentang beberapa penjabat penting pemerintah yang ikut masuk dalam sekte ini

Sebagaimana data resmi lain di Amerika menyebutkan bahwa pembunuhan terjadi dengan cara sangat rapi dan terjadi dengan cara sangat teratur untuk ritual sekte syetan ini. Kerahasiaan dan kerapian kerja mereka ini membuat mereka sulit dijerat hukum setempat. Data ini menyebutkan bahwa korban ritual telah mencapai ribuan orang dimana sebagian orang telah mempersembahkan hidup mereka untuk penyembahan syetan, sedang yang lainnya merupakan korban seks bebas dalam ritual syetan tersebut.

Mereka juga menculik anak-anak asing di Amerika. Nak-anak itu akan dibunuh atau diminum darahnya atau untuk seks bebas. Ketika suatu sekte merasa telah lemah, mereka berusaha menghindar dari pemerintah Amerika. Untuk itu mereka menggantikan darah manusia dengan darah binatang.

Tetapi pada tahun-tahun terkahir dengan diberikannya kebebasan individu di Amerika, kejahatan dan kriminalitas sekte ini meningkat. Sampai-sampai mereka berani mengiklankan dirinya dibeberapa koran di Amerika dan Eropa. Mereka juga menantang hukum dengan melakukan pesta narkoba, meminum darah, pencurian mayat dari kuburan dan pemerkosaan anggota baru dalam ritual histeria yang gila.

Data keamanan di Amerika lainnya menyebutkan bahwa pendaftaran pengikut sekte ini awalnya dilakukan atas dasar kesenangan semata, walau ada yang dilakukan karena dorongan tertentu diantaranya goncangan pribadi, krisis sosisl dan keluarga, keinginan seksual yang tinggi yang bisa dipenuhi dalam ritual mereka.

Setelah anggota baru diterima dengan ritual peresmian seperti meminum darah bersama atau mencabik-cabik tubuh binatang yang masih hidup atau melakukan seks bebas. Setelah itu hampir mustahil anggota tersebut keluar dari keanggotaan. Ikatan dibuat dengan cara menakut-nakuti, ancamann atau iming-iming atau dibuat kecandiuan narkoba.

Pendanaan sekte-sekte para pemuja syetan ini berasal dari bebagai sumber.

Pencurian dengan cara memerintah beberapa anggota untuk merampok bank atau mencuri sebuah counter pertokoan atau bahkan dari rumah biasa.

Atau dengan iuran yang diwajibkan jumlahnya. Terkadang seorang anggota diharuskan menyumbangkan seluruh hartanya untuk diberikan kepada kelompok dan pimpinan. Menurut data keamanan Amerika, sebenarnya data ini baru sebagain kecil dari sekian kelompok pemuja setan yang ada

Sederet nama kelompok pemuja syetan yang bermunculan diantaranya Gereja Syetan, Sekte Peribadatan Polisi, Satanismis, Black Magic, Voro, Panganism, Masonis Bebas, Penghuni Peribadatan, Kepala Botak, Jalan Harikrisna, Rognet, Era Baru, Gerakan Salib Mawar, Peribadatan Matahari Tenggelam dan lain-lain.

Demikian. Aliran Pemuja Syetan terus berkembang seiring dengan perkembangan kekbebasan individu yang semakin mengarah kepada kebebasan yang tidak bertanggungjawab di negara Israel dan Amerika. Kemudian ajaran pemuja setan ini terus berkembang dengan pesat keluar negara tersebut, bahkan di beberapa toko di Eropa seperti Paris, London, Berlin dan beberapa kota di Eropa terlihat secara bebas menjual pakaian serba hitam dan aksesoris-aksesoris aneh yang digunakan untuk berhias saat ritual. Dijual juga taring buatan, salib, binatang dan burung-burung yang diawetkan dengan air keras ada juga cairan-cairan berwarna yang kesemua itu adalah perlengkapan yang dibutuhkan dalam ritual pemuja setan. [ Pemuja Setan ]

Comments 1

  • Cl&2no#8t20;Fi,d out the hows and whys of his brain malfunction, and exploit the hell out of it.”That is the plan. But if he won’t budge, he won’t budge. We’ve all seen many of these characters. You can show them the yellow brick road, but they still choose to stroll through the poppy field. Come to think of it, I probably would stop in the poppy field as well.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.