Iman Bukanlah Produk Akal
Iman Bukanlah Produk Akal – Logika berpikir scientific menyuguhkan kekuatan akal menemukan daya optimalisasi yang menjembatani antara yakin dan tidak yakin. Kisruh dalam berpikir menyulitkan pemahaman yang sempurna tentang sesuatu objek yang dipelajari. Asumsi yang mendasarinya adalah bahwa kekuatan lahir sebagai kelengkapan atas diri manusia berfungsi menengahi kesulitan yang dimiliki oleh otak sadar manusia.
Dalam kesadaran penuh orang mampu menangkap apa yang dilihat dan didengar. Akan tetapi, dalam kondisi di bawah sadar, kemampuan otak itu hilang menuju kepada wujud yang tak dapat ditangkap oleh otak sadar. Akal yang berada di dalam kemampuan otak untuk berpikir sangat berperan menjembatani kesulitan tersebut.
Tags: Al-Asma Al-Husna, Allah, Hakikat Tauhid, Sifat Allah, Zat Allah