Muhammad Rasulullah SAW Menembus Kegelapan Secara Total

Muhammad Rasulullah SAW Menembus Kegelapan Secara Total“Dan mengutus seorang Rasul yang membacakan kepadamu ayat-ayat Allah yang menerangkan (bermacam-macam hukum) supaya Dia mengeluarkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh dari kegelapan kepada cahaya”. (Q.S. Ath-Thalak : 11). Nabi Muhammad SAW. Dalam menembus tentang kehidupan masyarakat arab secara total pada masa yang dikenal sebagai zaman jahiliyah. Nabi Muhammad. Dilahirkan pada bulan Rabi’ul awal tahun gajah. Pada saat itu Rasulullah SAW. Dilahirkan masyarakat Arab hidup dalam suasana kegelapan ilmu dan peradaban.
Mereka tidak mempunyai kasih sayang terhadap sesama manusia. Memasyarakat waktu itu misalnya melahirkan anak perempuan dianggap akan membawa malapetaka. Sebab itu terhindar dari bencana masyarakat Arab Jahiliya tersebut tidak kasihan menghabiskan nyawa sang bayi dengan cara mengubur hidup-hidup sang cabang bayi perempuan tersebut. Keadaan dan situasi seperti inilah yang di tembus oleh Nabi Muhammad SAW. Perjuangan yang dilakukan Rasulullah. Tidak hanya sebatas dalam hal kebudayaan lebih jauh lebih luas hingga menyangkut masalah keyakinan kepada Allah SWT. (hablum minal llah) dan hubungan sesama manusia (hablum mina nnas)  (Q.S. Ali-Imran :112).

Sebelum Muhammad SAW dilahirkan, masyarakat Quraisy saat itu mempercayai banyak tuhan. Mereka mempunyai tuhan Latha dan Huza. Pada kehidupan sehari-hari mereka bila bersumpah tetap atas nama keduanya “demi Latha dan Huza”. Banyak lagi kegelapan yang dilakukan masyarakat Arab waktu itu. Seperti keliling Ka’bah tanpa busana. Ukuran salah benar terletak ditangan orang-orang kuat, si lemah tetap di pihak yang salah sekalipun benar sehingga kekuatan itu menjelma menjadi kekuasaan si miskin tetap jadi sasaran dijadikan budak pekerja keras.

Misi pertama Muhammad SAW. Ketika diturunkan di Jazirah Arab, untuk manusia kebanyakan tanpa kearifan dan ilmu, sulit rasanya menembus kegelapan yang hampir-hampir merata waktu itu, tapi Muhammad SAW. Tidak bekerja sendirian, beliau hanya pelaksana dari wahyu turun dari Allah SWT. Guna untuk memperbaiki akhlak kaum jahiliyah yang telah terlanjur bejat. “Sesungguhnya aku di utus Allah SWT, kepermukaan bumi bumi ini adalah untuk memperbaiki akhlak (dan memperbaikinya akhlak) yang mulia”. (HR. Bukhari). Kenyataan perlu jadi kesadaran dari akhlak mulia ini bisa akan lahir sifat-sifat kasih sayang sifat jujur. Dengan akhlak mulia inilah Nabi Muhammad SAW. Mengembangkan Islam keseluruh tanah Arab.

Islam berkembang bukanlah dengan pedang yang terhunus sebagaimana yang di gembar-gemborkan oleh orang-orang di luar Islam yang menganggap Islam identik dengan peperangan dan kekerasan. Dengan akhlak yang mulia ini Rasulullah SAW, mengajarkan Islam secara bertahap kepada umat manusia. Rasul SAW bukan langsung memaksa para pengikutnya untuk langsung melakukan shalat, Rasul SAW, mengajarkan kepada kaumnya dan seluruh umat manusia tentang ilmu tauhid yang mengesankan Allah. Dalam kehidupan sehari-hari tentang keyakinan kepada Sang Pencipta, Nabi Muhammad SAW. Telah mengajarkan bahwa Tuhan yang pantas di sembah hanya Tuhan Yang Esa, yaitu Allah SWT, hanya kepada Allah semata lah serahkan kehidupan.

Hal ini selalu diucapkan setidaknya lima kali dalam sehari semalam pada kehidupan sehari-hari, Muhammad SAW, santun terhadap para fakir miskin, anak yatim dan kaum yang tertindas, bahkan dengan cara hidup demikian ini sampai diakhir hayatnya Nabi Muhammad SAW. Tidak meninggalkan harta warisan untuk putrinya yang tercinta Siti Fatimah.

Kegelapan yang beliau tembus adalah mengangkat derajat kaum perempuan. Rasulullah SAW memberikan hak emansipasi yang sesuai dengan kodrat kaum perempuan. Begitu besar perhatian Nabi Muhammad SAW. Terhadap kaum perempuan ini sampai beliau mengatakan :”Surga itu berada dibawah telapak kaki ibu”. Pada hadis lain : “perempuan merupakan tiang Negara, apabila kaum perempuan baik, maka baiklah Negara, dan apabila kaum perempuannya rusak, rusak pula Negara”.

Sungguh masih banyak hal-hal yang lain diungkapkan dari kegelapan kepada terang benderang oleh Rasul SAW. Dan diketahui semua kegelapan pada awalnya berubah berubah terang benderang di ridhai Allah bukan untuk keperluan diri sendiri, melainkan untuk kebaikan di dunia maupun di akhirat yang kekal selama-lamanya. Tuhanku Allah Nabiku Muhammad agamaku Islam.

Dituntut selalu dapat mengikuti dan mengamalkan petunjuk yang telah dibawa oleh Rasulullah SAW. Manusia pilihan yang menjadi rahmat buat seluruh alam. (berbagai sumber)……(bk).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Page-level ads only appear on the page when AdSense thinks they'll perform well. Add the following Page-level code to more of your pages to increase the overall performance of ads on mobile. Copy the code below and paste it inside the tag of any page you want to show ads on. Place the same code just once per page, and AdSense takes care of the rest.
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.