Inilah Dosa Besar FPI dan Harus Dibubarkan Sekarang Juga … !!!

Inilah Dosa Besar FPI dan Harus Dibubarkan Sekarang Juga … !!! – Sebelum kita melakukan kajian tentang dosa – dosa besar atau kesalahan – kesalahan fatal yang telah dilakukan FPI ( Front Pembela Islam ) terhadap bangsa Indonesia sehingga harus dibubarkan sekarang juga, sebelumnya marilah kita mencoba mendudukkan pemahaman Amar Makruf  Nahi Munkar yang merupakan Akhlak dan Landasan perjuangan FPI ( Front Pembela Islam )

Secara umum, Amar Makruf  – Nahi Munkar bisa diterjemahkan dengan Berbuat kebajikan dan Mencegah Kemungkaran, sehingga Amar Makruf Nahi Mungkar merupakan dua kewajiban yang melekat pada setiap umat Islam dimana pun dia berada. Artinya Amar Makruf Nahi Munkar ini bukan saja merupakan dasar akhlak mulia Ibadah Muamalah tetapi juga merupakan akhlak terhadap kemuliaan diri sendiri

Amar Makruf Nahi Munkar Terhadap diri sendiri dan Orang Lain

“Bertakwalah kepada Allah di mana saja engkau berada dan tindaklanjutilah kesalahan dengan kebaikan niscaya kebaikan tersebut menghapus kesalahan tersebut, serta bergaulah dengan manusia dengan akhlak yang baik.” (HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Al-Hakim).

“ Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik “. ( QS : 007 : Al – A‘raaf : Ayat : 056 )

“ Dari Abu Sa’id, Sa’ad bin Sinan Al Khudri radhiallahuanhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : “Tidak boleh melakukan perbuatan (mudharat) yang mencelakakan diri sendiri dan orang lain “ (HR : Ibnu Majah dan Daruqutni )

“ Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan “.( QS : 066 : At – Tahrim: Ayat : 06 )

“ Dari Abi Hurairah bahwasanya Rosulullah SAW bersabda : ”Barangsiapa yang menyerukan petunjuk kebaikan, ia akan memperoleh pahala seperti pahala orang-orang yang mengikutinya, tanpa sedikitpun mengurangi pahala pengikut-pengikutnya itu. Barangsiapa yang mengajak kepada kesesatan, maka kepadanya akan ditimpakan dosa seperti dosanya yang mengikuti seruannya, tanpa sedikitpun mengurangi dosa-dosa yang diderita pengikut-pengikutnya itu ”. ( HR : Muslim)

“ Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran”.   ( QS : 103 : Al – Ashr : Ayat : 1 – 3 )

” Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan ummat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” ( QS : 003 : Ali Imran : Ayat : 104)

“ Dari Abu Sa’id Al Khudri radiallahuanhu berkata : Saya mendengar Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : Siapa yang melihat kemunkaran maka rubahlah dengan tangannya, jika tidak mampu maka rubahlah dengan lisannya, jika tidak mampu maka (tolaklah) dengan hatinya dan hal tersebut adalah selemah-lemahnya iman.” ( HR : Muslim )

“ Bila orang-orang melihat kemungkaran kemudian mereka tidak merubahnya (mencegahnya), maka hampir saja Allah akan menimpakan azabNya kepada mereka semua “. ( HR : Ahmad, Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibnu Majah )

“ Dari Ummu ‘Atiyah, dari Abi Sa’id, ia mengatakan: “Rasulullah saw. bersabda: “Sebaik-baik jihad adalah menyatakan yang haq di depan penguasa yang zalim.” ( HR Ahmad )

Selanjutnya marilah kita melihat apa saja apa saja dosa besar yang telah dilakukan FPI ( Front Pembela Islam ) terhadap Bangsa Indonesia Semenjak Tahun 1999.

  • September 1999 : Laskar Pembela Islam menutup tempat perjudian di Petojo Utara serta tempat pelacuran di Ciputat dan Tanah Abang.
  • 04 Mei 2001 : Massa FPI mendatangi studio SCTV Jakarta. Mereka memprotes penayangan telenovela Esmeralda, yang di dalamnya ada tokoh antagonis bernama Fatimah. FPI khawatir citra buruk Fatimah bisa mencitrakan hal yang sama pada Fatimah Azahra, putri Nabi. Akhirnya, SCTV menghentikan penayangan telenovela tersebut.
  • 20 April 2003 : Pimpinan FPI, Habib Rizieq, ditahan karena dianggap menghina kepolisian lewat dialog di SCTV dan Trans TV. Ia sempat dibawa kabur pendukungnya, tapi akhirnya divonis 7 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 29 Juli 2003.
  • 18 Desember 2003 : FPI akan mengubah paradigma perjuangan dari aksi massa dan kelaskaran ke pendidikan.
  • 28 Oktober 2004 : FPI bertekad tetap melakukan sweeping tempat hiburan selama bulan Ramadan.
  • 01 November 2004 : FPI bentrok dengan Forum Masyarakat Kemang. Sekitar 500 anggota FPI merusak kafe di Kemang.
  • 23 Desember 2004 : Sekitar 150 anggota FPI bentrok dengan satpam JICT Tanjung Priok.
  • 27 Desember 2004 : FPI Pusat terjunkan relawan ke Aceh pascatsunami.
  • 27 Juni 2005 : FPI menyerang acara kontes Miss Waria di gedung Sarinah, Jakarta.
  • 09 Juli 2005 : Sekitar 400 orang beratribut FPI datang menyerbu kampus Mubarak. Amin Djamaluddin memimpin langsung aksi tersebut. Mereka memberi ultimatum, dalam hitungan 7 x 24 jam, FPI akan bertindak lebih tegas lagi.
  • 12 April 2006 : FPI menyerang dan merusak kantor majalah Playboy.
  • 20 Mei 2006 : Anggota FPI menggerebek sebelas lokasi yang dinilai sebagai tempat maksiat di Kampung Kresek, Pondok Gede, Jakarta Timur.
  • 21 Mei 2006 : FPI menyegel kantor Fahmina Institute di Cirebon, yang menolak RUU Anti-Pornografi dan Pornoaksi.
  • 01 Juni 2008 : Massa FPI bentrok dengan Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) yang berdemo memprotes surat keputusan bersama tentang Ahmadiyah. Pada peristiwa ini, 27 aktivis AKKBB mengalami luka-luka.
  • 04 Juni 2008 : Habib Rizieq dan 59 pengikutnya diciduk di markasnya terkait dengan penyerangan AKKBB.
  • 09 Oktober 2009 : FPI mendemo rumah produksi Maxina Picture di kompleks Hotel Ibis Mangga Dua, yang hendak mendatangkan aktris porno Jepang, Maria Ozawa alias Miyabi.
  • 14 April 2010 : FPI ikut serta mempertahankan makam Mbak Priok di Tanjung Priok, Jakarta Utara.
  • 31 April 2010 : FPI membubarkan acara kaum waria di Hotel Bumi Wiyata, Kota Depok.
  • 24 Juni 2010 : FPI Banyuwangi bersama Forum Umat Beragama (FUB) dan LSM Gerak membubarkan acara sosialisasi kesehatan gratis oleh anggota Komisi IX DPR RI. Mereka menudingnya sebagai acara temu kangen eks anggota PKI.
  • 07 Februari 2011 : Ketua FPI Bekasi Raya Murhali Barda dituntut 6 bulan penjara karena mengarahkan anak buahnya untuk berdemo menolak Huria Kristen Batak Protestan (HKBP).
  • 27 Agustus 2011 : FPI mendatangi studio SCTV. Mereka mendesak stasiun televisi nasional itu membatalkan penayangan film berjudul ?, yang menurut mereka menggambarkan umat Islam bengis dan jahat.
  • 04 Mei 2012 : FPI membubarkan diskusi Irshad Manji di Salihara, Jakarta. Diskusi ini berkaitan dengan peluncuran buku Allah, Liberty & Love: Suatu Keberanian Mendamaikan Iman dan Kebebasan, Suara Baru Reformis Muslim Kontemporer. Mereka menuduh buku itu berisi pemikiran sesat.
  • 04 Mei 2012 : FPI menolak konser Lady Gaga. FPI akan mengerahkan sekitar 30 ribu pengunjuk rasa untuk memboikot konser Lady Gaga. Konser rencananya dilaksanakan 3 Juni 2012 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
  • 28 Juni 2013 : Juru bicara FPI, Munarman, menyiram secangkir air kepada pengamat sosial, Tamrin Amal Tomagola, saat keduanya hadir sebagai narasumber dalam perbincangan dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi, yang disiarkan secara langsung oleh TV One. Keduanya dihadirkan untuk membahas pelarangan sweeping di tempat hiburan malam selama bulan Ramadan.
  • 03 Oktober 2014 : Massa FPI bentrok dengan polisi dan melempari gedung DPRD DKI Jakarta. Mereka menolak Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta.

 Dari listing dosa besar FPI di Indonesia tersebut, maka pantaslah kiranya banyak pihak yang sangat berkeinginan agar FPI dibubarkan, namun menurut myrazano, hanya ada satu dosa besar dan kesalahan fatal yang telah dilakukan FPI sehingga harus dibubarkan segera dan sekarang juga yaitu, “ FPI telah berusaha membuat Indonesia menjadi lebih baik “ …. Udah … itu ajjjah( kajian umum )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.