Hakikat Salawat Manusia Kepada Nabi Muhammad SAW

Hakikat Salawat Manusia Kepada Nabi Muhammad SAW. Melanjutkan kajian hakikat salawat yang sudah beberapa bulan ini tidak diposting. Pada posting ini kita akan mencoba melakukan kajian tentang hakikat salawat umat manusia terhadap Rasulullah Muhammad SAW dan tentunya dalam kajian ini kita tidak lagi akan membahas tentang aspek hukum bersalawat kepada nabi, karena dalam ayat ke – 56 dari Al-Quran surat al-Ahzab yang berbunyi “ Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersalawat untuk nabi, Hai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya “ telah terang bagi kita bahwa Allah SWT mewajibkan kepada manusia untuk bersalawat kepada nabi dan nabi yang dimaksud adalah Nabi Muhammad SAW.

Persoalannya adalah manusia yang mana yang diwajibkan Allah SWT untuk bersalawat kepada nabi ?!. Apakah seluruh manusia atau hanya umat-umat tertentu saja dan atau hanya umat islam saja yang diperintah untuk bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW. ?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, dengan melihat kalimat dalam surat al-Ahzab ayat 56 tersebut di atas dimana Allah SWT memulai dengan memberitahukan bahwa Diri-Nya dan para malaikat-Nya juga bersalawat kemudian baru memerintahkan kepada manusia untuk bersalawat, Dalam ayatv tersebut tidak dijelaskan secara terang kelompok manusianya, namun dari ayat tersebut tersirat makna bahwa yang dikatakan manusia adalah manusia yang beriman atau percaya kepada Allah SWT dan beriman atau percaya kepada keberadaan malaikat. Dan yang tak kalah pentingnya yang dikatakan manusia dalam makna ayat tersebut adalah yang beriman dan mempercayai bahwa Rasulullah Muhammad SAW adalah seorang nabi dan utusan Allah yang terakhir, tidak ada lagi nabi atau rasul baik membawa syariat atau pun tanpa syariat setelah nabi Muhammad SAW. Selain dari itu Allah SAW tidak mewajibkan kepadanya untuk bersalawat, karena tidak dihitung sebagai manusia

Selanjutnya, kenapa hanya manusia yang diwajibkan dalam ayat tersebut untuk bersalawat kepada nabi pada hal makhluk yang diciptakan Allah SWT dan jadi penghuni tetap dunia ini bukan hanya manusia tetapi banyak makhluk lain yang hidup di dinia ini ?

Sesungguhnya pada point inilah salah satu sebab ( masih ada sebab-sebab lain ) timbulnya perintah wajib bersalawat ini yaitu perlu difahami bahwa, makhluk-makhluk Allah SWT selain manusia adalah makhluk-makhluk yang konsisten pada tujuan dia diciptakan Tuhan seperti Iblis konsisten sebagai makhluk perusak aqidah demikian juga batu, tanah, tumbuhan, hewan, gunung dan lain-lain tetap konsisten pada tujuan dia diciptakan.

Sementara itu, manusia adalah makhluk mulia yang diciptakan Allah SWT dengan kemuliaan-Nya dan pada hakikatnya fungsi dan tujuan penciptaan manusia oleh Tuhan adalah untuk memuliakan bumi beserta seluruh isinya, sehingga derajat manusia sebagai makhluk berada dalam tingkatan yang jauh lebih tinggi kemuliaanya dari makhluk-makhluk yang lain sesama ciptaan Tuhan.

Kemuliaan makhluk yang bernama manusia itu pada hakikatnya adalah pancaran langsung dari kemuliaan Zat Tuhan dan menjadi salah satu sifat yang hanya dimiliki oleh Allah SWT sebagai Tuhan. Tubuh secara lahiryah hanyalah sebagai wadah tempat Tuhan melahirkan sifat-Nya yang disebut dengan Nur Muhammad. Nur Muhammad ini lah yang difahami menjadi nyawa atau roh dan jadi sebab seluruh alam ini diciptakan. Sehingga Adam diciptakan pada hakikat sesungguhnya bertujuan untuk melahirkan secara nyata Nur Muhammad yang merupakan sifat dari Zat Tuhan

Sedangkan Nabi Muhammad SAW yang dilahirkan oleh seorang perempuan yang bernama Aminah dengan ayah bernama Abdullah dari suku Qurasy secara lahiriyah hanyalah salah satu dari makhluk dari kelompok manusia yang oleh Allah SWT dijadikan sebagai hamba yang dimuliakan-Nya dengan menjadikan beliau sebagai poros atau pusat dari dilahirkannya kemulian Sifat Zat yang bernama Nur Muhammad untuk manusia.

Bersalawat dan menyampaikan salam kesejahteraan kepada Yang Mulia Saydina Muhammmad SAW, pada hakikatnya tidak akan menambah kemuliaan belau atau tidak bersalawat dan tidak menyampaikan salam kesejahteraan kepada beliau juga pada hakikatnya tidak akan mengurangi kemulian beliau, karena sesungguhnya kemuliaan yang dimiliki Nabi Muhammad adalah sifat kemuliaan Allah SWT. Kemuliaan yang tidak lekang oleh panas dan tidak lapuk oleh hujan.

Jadi salawat untuk Nabi Muhammad SAW pada hakikatnya adalah memuliakan Allah SWT melalui sifat-Nya. Barang siapa yang bersalawat dan memberikan cintanya kepada Nabi melebihi cintanya kepada keluarga dan hartanya atau melebihi cintanya terhadap dirinya sendiri, maka Allah akan mengangkat derajat kemuliaannya ke tempat yang setinggi-tingginya dan akan menjatuhkan kemuliaannya ketempat yang serendah-rendahnya kepada siapa saja yang tidak mau.

Setiap satu salawat yang disampaikan untuk Nabi, maka akan dijawab dengan tiga salawat. Artinya barang siapa yang melahirkan sifat-sifat kemuliaan Allah SWT dari dirinya, maka Allah SWT akan semakin melahirkan atau menyatakan kemuliaan-Nya padanya dan barang siapa yang padanya telah terlahir sifat-sifat Kemuliaan Allah SWT dari dalam dirinya, maka Allah SWT akan melahirkan atau menyatakan semua sifat-Nya itu padanya, dia akan melihat dengan penglihatan Allah, dia akan mendengar dengan pendengaran Allah, dia akan berkata dengan perkataan Allah, dia akan bergerak dengan kehendak Allah, dia akan berbuat dengan perbuatan Allah, ketika dia mengatakan ” jadi “, maka ” jadilah ” yang dikatakannya itu.

Demikian sekilas tentang hakikat salawat manusia kepada Nabi, semoga kajian yang singkat ini bisa menjadi tambahan wawasan dan bahan untuk diskusi di majelis masing-masing dan saya dan keluarga menitip salam dan tak bosan-bosannya memohon doa keberkahan dan keselamatan dari guru-guru dan mursyid yang dimuliakan Allah SWT. Semoga Allah SWT Merahmati kita semua dan membukakan pintu hidayah-Nya bagi kami sekeluarga. Amin [ kajian salawat ]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Page-level ads only appear on the page when AdSense thinks they'll perform well. Add the following Page-level code to more of your pages to increase the overall performance of ads on mobile. Copy the code below and paste it inside the tag of any page you want to show ads on. Place the same code just once per page, and AdSense takes care of the rest.
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.