Memaknai Perjalanan Hati

Memaknai Perjalanan Hati pada Kehidupan Umat Manusia. Rasulullah SAW bersabda : “ Ingatlah bahwa dalam tubuh itu ada sekeping daging, pabila daging itu baik baiklah seluruh tubuh itu. Dan apabila ia rusakrusak pulalah semua tubuh itu. Daging itu adalah hati “. (Al-Hadis).

Pada perjalanan hati selagi pemiliknya masih hidup, hati itu akan dihadapkan kepada banyak persoalan menyenangkan dan sebaliknya. Ulama mengomentari seperti Ibnu Taimiyah tentang hati yakni bahwa hatinya manusia ini adalah pemimpin mereka sendiri.

Sesungguhnya nikmat atau bukan dalam kehidupan seseorang diperankan, ditentukan oleh kehendak hati seseorang seperti hati saleh salehat dan durhaka, bukan dikendalikan oleh ilmu artinya baik kerjanya juga sebaliknya tubuh sebagai pelaksana saja, yang disebut jasmani. Bukti lain meurut ilmu membunuh sesame manusia dilarang, dosa kapan hati sudah jadi pimpinan memerintahkan terjadilah pembunuhan. Seseorang kurang ilmu mudah melaksanakan perampokan karena menjawab panggilan hatinya.

Sebaiknya hati yang sehat dirasakan bila berpadu dengan ilmu. Mendapatkan sebuah hati yang sehat wajib meninggalkan lima ajaran dilarang agama :

  • Dari dosa sirik yang menodai tauhid
  • Bida’ah
  • Kelalaian disebut lawan dzikir
  • Memenuhi hawa nafsu jahat
  • Melakukan pekerjaan bertentangan dengan perintah Allah.

Kelima hal yang sungguh dilarang agama merupakan penghalang seseorang dari Allah SWT. Dan masing-masing ajaran tersebut memiliki turunan anak-beranak yang tak terhitung.

Rasulullah SAW, bersabda : “ sebaik-baik manusia adalah yang mempunyai hati yang bersih, serta memiliki lisan yang jujur”. Sahabat bertanya apa yang dimaksud bersih hatinya? Beliau bersabda, “ Yaitu orang yang bertakwa, berhati bersih, tidak ada dosa kedurhakaan dan kedengkian di dalamnya”. Sahabat bertanya lagi, “Siapa yang menyerupai mereka? Rasulullah SAW, menjawab, “ seorang mukmin yang berakhlak mulia “. ( H.R. Thabrani dan Ibnu Majah).

Pelahiran hati yang baik dan bersih mampu menghidupkan kepada zikrullah. Menurut ulama ada lima cara yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan kebaikan di dalam hati : “

  • Teliti sebelum makan apa makanan itu halal atau haram apakah makanan itu dapat dimakan dalam bingkai kacamata ibadah syariat Islam dan sebagainya.
  • Khusyuk beribadah serta patuh kepada perintah tuhan
  • Menjaga harga diri agar tidak melakukan perbuatan yang bertentangan dengan perintah agama
  • Membuang jauh segala hal yang dapat mengganggu dalam mengingat Allah SWT
  • Memperbanyak mengingat mati dan perjalanan selanjutnya di akhirat, masuk surga apa ke neraka.

Inilah syarat-syarat pokok ingin meniti jalan menuju kepada Allah SWT. Persyaratan yang lain akan mengikuti sendirinya.

Bila seeorang memahami secara benar syarat tersebut yang akan mengikuti sendirinya seperti tubuh jasmani yang disebut badan, juga hatinya akan bersih dibersihkan dan disucikan oleh gerak-geriknya yang berjalan menuju Alhha SWT. Seterusnya akan terus meningkat dari satu derajat ke derajat yang lain mengantarnya kepada makrifat Allah SWT. Kenyataan peningkatan ini juga tidak diukur dengan usia seseorang.

Itulah manisnya ibadah kepada Allah SWT. Itulah kegembiraan didapat dengan hati yang bersih bermunajat kepada Allah SWT, dapat merasakan kebahagian akhirnya diterima menjadi Ahlullah. Insya Allah, syurga merundukan agar dipercepat memasukinya.

Inilah hikmah positif memaknai perjalanan sebuah hati pada kehidupan umat manusia yakni hati yang baik bukan hati yang rusak karena anasir-anasir debu-debu kedurhakaan. Hadis Rasulullah SAW, menjelaskan : ” Allah SWT, tidak melihat kepada bentuk tubuh seseorang, tapi Allah melihat terhadap gerak-gerik hati seseorang “. Artinya baik gerak hati dibalas baik pahala, bila gerak hati jahat Allah akan mendatangkan dosa. Baik syurga dan jahat neraka jahanam, pertanda ke adilan Illahi Rabbil Alamin (Allah yang mengatur seluruh Alam). (berbagai sumber. (bk). [ Terbit Pada Harian Haluan, Pada Tanggal 18 juli 2008 ]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Page-level ads only appear on the page when AdSense thinks they'll perform well. Add the following Page-level code to more of your pages to increase the overall performance of ads on mobile. Copy the code below and paste it inside the tag of any page you want to show ads on. Place the same code just once per page, and AdSense takes care of the rest.
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.