Sifat Jaiz atau Mungkin Pada Allah SWT

Sifat Jaiz atau Mungkin Pada Allah swt. Postingan ini adalah lanjutan dari kajian yang berjudul Hakikat Zat Pada Sifat Allah ( 1 5 ) yang lalu. ( kalau belum baca atau sudah lupa silahkan dibaca kembali mulai dari postingan ini sini ).

Sebagai mana postingan yang lalu, dimana kita telah melakukan kajian tentang 20 ( dua puluh ) sifat yang wajib pada Allah swt, maka pada kajian ini kita akan mencoba melakukan kajian tentang sifat yang Jaiz pada Allah swt

Jaiz pada sifat Allah swt berarti mungkin yaitu sesuai sifat Allah swt Iradat yang berati berkehendak, Allah swt berkehendak dengan sifat iradat-Nya, sehingga segala sesuatu bisa bersifat mungkin dan tidak ada yang mustahil bagi Allah swt. Secara syariat dinyatakan bahwa manusia punya kehendak, Allah punya kehendak, tapi kehendak Allah swt lah yang akan berlaku , Nyatanya iradat Allah swt itu pada nafsu kita, kalau tidak berkehendak nafsu kita, tindak nyata iradat Allah swt itu, karena berkehendak nafsu kita itu dengan iradat Allah swt

Dalam Kajian Hakikat Tauhid ini kita memahami bahwa sifat Jaiz pada Allah swt terbagi atas 4 ( empat ) kelompok atau empat bagian dengan namnya masing-masing yaitu :

1. Mungkin pada masa lalu ( wajadda waangqada )

Mungkin pada masa lalu ini adalah seperti mungkin pada nenek moyang atau leluhur kita termasuk didalamnya asal usul dan segala hal yang berhubungan dengannya. Dalam mungkin wajadda waangqada ini pemahaman kita adalah bahwa sifat Qudrat dan Iradat Allah swt memberi bekas pada setiap ciptaan-Nya. Taksyariyah namanya

2. Mungkin pada saat ini ( Maujudad )

Mungkin pada saat ini adalah seperti bumi dan langit dan segala isinya termasuk didalamnya mungkin saja yang dikatakan alien itu ada dan mungkin saja tidak ada dll. Dalam mungkin Maujudad ini pemahaman kita adalah bahwa sifat Qudrat dan Iradat Allah swt berserta dengan dengan ciptaan-Nya dalam arti meliputi . Maiyah namanya

3. Mungkin pada masa datang ( Sayujad )

Mungkin pada masa yang akan datang seperti adanya anak-anak cucu serta keturunan kita. Dalam mungkin Sayujad ini pemahaman kita segala sesuatu yang akan datang itu merupakan penetapan dan hukum atau sebab dari Qudrat dan Iradat Allah swt. Hukmiyah namanya

4. Mungkin dalam Ilmu Allah swt ( Alimullahu annahu lam yu jad )

Mungkin dalam ilmu Allah swt berarti tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah swt apabila Dia berkehendak dengan atau tanpa sebab sesuai hukum syariat atau diterima atau tidak oleh akal seperti Allah swt menciptakan manusia berkepala tujuh atau ular berkaki sembilan atau memasukkan orang kafir kedalam surga. Semua mungkin saja terjadi karena Allah swt adalah Zat Yang Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu. Dalam mungkin Alimullahu annahu lam yu jad ini pada pemahaman kita adalah Qudrat dan Iradat Allah swt yang memberi kekuatan dan yang menguatkan ciptaannya. Qawiyah namanya

Dengan selesainya kajian sifat Mungkin atau Jaiz pada Allah swt, maka lengkaplah sifat-sifat Allah itu menjadi 41 sifat yang terdiri atas :

  • Sebanyak 20 Sifat yang wajib pada Allah swt
  • Sebanyak 20 Sifat yang mustahil pada Allah ( lawan dari sifat yang wajib / belum dibahas )
  • Sebanyak 1 sifat jaiz atau mungkin pada Allah swt

Sampai disini, myrazano berharap, semoga kajian yang telah disampaikan dalam hubungan dengan sifat Allah swt ini, bisa bermanfaat dan menambah meteri dan wawasan diskusi dalam majelis talim masing-masing. Sekali lagi diingatkan untuk berusaha selalau tetap didampingi oleh para guru kita atau mursyid apabila akan melaksanakan diskusi atau kajian tentang pemahaman tauhid agar pemahaman yang terbentuk tidak disesatkan oleh iblis laknatullah.

Bagi saudara-saudara kita yang belum mempunyai mursyid atau guru yang yang cocok, hendaklah berusaha sekuatnya agar menemukan dan tentunya tetap berharap doa dan dukungan dari saudara-sudara kita yang sudah mendapatkannya. Semoga kita semua mendapatkan mursyid yang benar yang kepadanya Allah menitipkan dan membukakan hikmah dan rahasia ilmu-Nya kepada kita semua. Amin [ Kajian Hakikat Tauhid ]

Baca Juga Yang Ini :

6 Comments to "Sifat Jaiz atau Mungkin Pada Allah SWT"

  1. March 15, 2009 - 11:35 am | Permalink

    Assalamu alaikum wr wb

    Jaiz itu bukannya bermakna boleh,biasa.
    Kalau mungkin dalam arab amkana yumkinu kalau nggak salah..
    Jaiz…bisa dikategorikan juga Yang layak kita ketahui.

    Wassalam…
    saran buat buya…setiap komentar seseorang, ada baiknya ditanggapi..ini berguna untuk menghargai tanggapan seseorang juga…nambah semangat nuk bertanya.

  2. March 15, 2009 - 11:19 pm | Permalink

    saya setuju pendapat buya, bahwa sebaik-baiknya belajar adalah dituntun oleh seorang mursyid. Tapi mencari mursyid yang ikhlas di zaman materi ini sangat sulit sekali. Kendala yang dihadapi oleh para mursyid yang ikhlas pada umumnya adalah wawasan, di mana para mursyid kurang mengikuti kondisi zaman sehingga bahasa yang disampaikan oleh mursyid kepada murid menjadi berbeda, karenanya para generasi muda Islam lebih banyak belajar kepada buku-buku yang cenderung mengajak ke fundamentalisme. Baru setelah bernasib baik,pemuda Islam tadi kalang kabut mencari mursyid yang dapat mengajarkan sifat 20, ma’rifatullah dan jihad untuk menggapai nafsul muthmainnah.

  3. hafiz's Gravatar hafiz
    July 23, 2009 - 1:31 pm | Permalink

    asskum..w.b.t
    saya disini ingin mmnta bantuan n kfahaman dari myrazano jikalau sudi sila msg saya di mail..saya ada kekeliruan disini…yg mane satu saya yg mane satu allah…

Leave a Reply