Allah Bersifat Qidam Artinya Dahulu

Allah Bersifat Qidam Artinya Dahulu, yaitu dahulu yang tidak perpermulaan karena mustahil Allah itu mempunyai permulaan, karena Apabila Allah itu ada awalnya atau permulaannya berarti sama dengan makluk dan setiap yang sama atau yang bisa di persamakan dengan makhluk itu pasti bukan tuhan

Selain itu, apabila Allah itu bukan bersifat Qidam yang berarti dahului tanpa ada yang menjadi permulaannya. Tentunya tidak bisa dipersalahkan apabila akal mempertanyakan tentang “ Siapa yang menciptakan makhluk yang terdahulu dari pada Tuhan ? “, sehingga sifat Qidam bagi Allah merupakan salah satu sifat Sifat Salbiyah yang utama dan wajib hukumnya diyakini bagi setiap orang yang beriman.

” Dialah yang Awal ( yang tidak berpermulaan adanya ) dan yang akhir ( yang tidak berkesudahan adanya ) yang Zhahir Ujud-Nya dan yang Bathin ( tersembunyi Zat-Nya ) [ * ] ; dan dia Maha mengetahui segala sesuatu “. ( QS : 057 : Al Hadiid : Ayat : 03 )

[ * ] yang dimaksud dengan: yang Awal ialah, yang Telah ada sebelum segala sesuatu ada, yang Akhir ialah yang tetap ada setelah segala sesuatu musnah, yang Zhahir ialah, yang nyata adanya Karena banyak bukti- buktinya dan yang Bathin ialah yang tak dapat digambarkan hikmat zat-Nya oleh akal.

Dari pemahaman ayat Al-Quran tersebut, maka sesungguhnya hakikat dari sifat Allah yang bernama Qidam yang berarti dahulu tersebut bermakna tidak adanya permulaan dari Ujud Allah dan lawan dari sifat Qidam itu adalah Allah bersifat baru atau kemudian.

Pengertian dari baru atau kemudian yang merupakan lawan dari sifat Allah Qidam tersebut adalah Allah irtu bersifat dengan segala sifat atau sesuatu sifat yang sudah ada terlebih dahulu dari pada-Nya dan itu tentunya mustahil diterima oleh akal karena setiap yang baru pasti ada proses penciptaan yang mendahuluinya

Untuk memudahkan pemahaman tentang sifat Allah yang bernama Qidam ini, terlebih dahulu marilah kita mencoba memahami hakikat makna dari Qidam itu sendiri yang terbagi atas empat pengertian yaitu :

1. Qidam Haqiqi atau Qidam Mutlak

Qidah Haqiqi atau Qidam Mutlak yaitu Zat Allah yang berarti Zat Allah itu wajib dahulu dan Ada atau Ujud dengan sendirinya tanpa ada sebab yang menyebabkannya atau Qidam Haqiqi atau Qidam MutlakQidamnya Zat Allah ini adalah

2. Qidam Sifati atau Sifat Qidam Pada Allah

Qidam Sifati atau Qidam Pada Sifat Allah yaitu sifat Allah yang berarti, sifat Allah itu wajib dahulu tanpa diawali oleh sifat yang lain dan bersertaan atau sangat terkait dengan sifat Ujud atau Ada pada Allah yaitu sifat Allah yang bernama Ujud itu bersifat Qidam tanpa ada sebab yang menyebabkan Ujudnya

3. Qidam Idofi atau Qidam Yang Disebabkan Oleh Sesuatu Sebab

Qidam Idofi atau Qidam Bersebab atau Qidam Bersandar yaitu dahulunya segala sesuatu itu disebabkan oleh karena suatu sebab yang menyebabkanya seperti dahulunya orang tua dari pada anaknya karena sebab dari ujud atau adanya orang tua maka diikuti oleh ujud atau adanya anak dan tanpa adanya orang tua, mustahil akan adanya anak. Sehingga anak adalah akibat dari adanya orang tua.

3. Qidam Zamani atau Qidam Yang Terkait Dengan Waktu atau Masa

Qidam Zamani atau Qidam Yang Terkait Dengan Waktu atau Masa ini berati adanya hari ini disebabkan adanya hari kemarin, sehingga tanpa adanya hari kemarin maka mustahil akan ada hari sekarang. Begitu juga dengan minggu ini, bulan ini dan tahun ini dan seterusnya.

Selanjutnya kajian dari sifat Allah bernama Qidam ini bisa difahami dalam konteks pembuktian yaitu, Ketika Tuhan bernama Allah, keberadaan makhluk merupakan akibat dari Sifat Ujud dari Zat yang benama Allah tersebut. Tidak ada akibat tanpa adanya sebab sehingga, tidak ada makhluk tanpa adanya Tuhan karena adanya makhluk merupakan bukti dari adanya Tuhan yaitu Allah yang berarti sesuatu yang disembah oleh yang lebih rendah dari padanya, maka

Sedangkan dalam konteks ibadah, maka Ketika Allah bersifat Qidam maka berarti tidak ada sebab lain yang mendahului sebab dari pelaksanaan suatu ritual ibadah selain dari pada tersebab karena Allah. Dan ketika ada sebab yang mendahului dari pelaksanaan ritual suatu ibadah selain tersebab karena Allah, maka ketika itu batallah sifat Allah benama Qidam dalam ritual ibadah tersebut dan jatuhlah ritual ibadah tersebut kedalam ibadah syirik. Sedangkan syirik merupakan musuh utama dari ajaran tuhid yang lurus lagi benar.

Demikian sekilas kajian tentang sifat Allah yang ke – dua atau sifat Allah yang pertama dalam kelompk Sifat Salbiyah dan Insya Allah pada kajian selanjutnya dalam category “ Kajian Hakikat Ilmu Tauhid “ Ini akan kita lanjutkan dengan kajian tentang sifat – sifat Allah yang lain. Dan perlu disampaikan dan ditegaskan kembali agar jangan tersesat dalam memahami setiap kajian dalam category “ Hakikat Tauhid ” , “ Al-Asma Al- Husna ” dan yang berkaitan dengan itu dalam Blog “ Kajian Hakikat Ilmu Tauhid ” ini adalah bahwa yang dibahas dalam setiap kajian adalah Sifat Allah atau Allah Sebagai Sifat dari Tuhan bukan Zat Allah atau Allah sebagai Zat Tuhan. Dan apa bila ada pertanyaan, bantahan, sanggahan atau pun komentar atas kajian ini, mohon kiranya disampaikan dalam kotak komentar yang tersedia, semoga Allah merahmati kita semua. Amin ( Hakikat Tauhid )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Page-level ads only appear on the page when AdSense thinks they'll perform well. Add the following Page-level code to more of your pages to increase the overall performance of ads on mobile. Copy the code below and paste it inside the tag of any page you want to show ads on. Place the same code just once per page, and AdSense takes care of the rest.
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.