Ketika Para Pencari Tuhan Itu Terjatuh Dalam Lembah Kesesatan

Ketika Para Pencari Tuhan Itu Terjatuh Dalam Lembah Kesesatan – Ihsan merupakan salah satu dari rukun agama setelah Iman dan Islam atau Ibadah. Sebagimana pemahaman tentang “ rukun “ maka kesempurnaan keberagaman kita sangat ditentukan dari kemampuan kita untuk mengaplikasikan rukun – rukun tersebut. Tidak sempurna juga keberagamaan kita bila rukun – rukun agama itu tidak diamalkan dalam setiap ritual  ibadah yang kita laksanakan.

Sebagaimana kajian sebelumnya telah difahami bahwa, Muara dari seluruh rangkaian ritual peribadatan yang dilaksanakan adalah Allah sebagai tujuan tunggal, maka pemahaman bahwa awal agama itu adalah mengenal Allah ( awalluddini makrifatullah ) maka, ketika setiap ritual peribadatan itu tidak disertai dengan makrifat kepada Allah atau penyaksian akan Allah sebagai tujuan tunggal atau sekurang – kurangnya ibadah yang dilakukan tidak mengarahkan kita kepada perubahan akhlak yang lebih baik maka, bisa dikatakan bahwa peribadatan tersebut hanyalah pelaksanaan syariat lahiriyah yang pada ujungnya akan melahirkan kelelahan lahiriyah juga karena tidak sampai kepada tujuan yang seharusnya dituju

Untuk sampai kepada tujuan yang ingin dicapai, tentunya kita harus tahu tujuan itu sebelum sampai di tempat yang dituju. Kita tidak akan pernah bisa betemu dengan Allah apabila kita tidak pernah mengenal akan Allah, sehingga mengenal Allah merupakan inti dari agama

Tidak ada jalan yang bisa ditempuh manusia sebagai makhluk untuk mengenal dan berkenalan dengan Allah selain dari keridhaan Allah itu sendiri memperkenalkan diri Nya kepada hamba – yang dikehendakinya.

Lihatlah bagaimana kisah Nabi Ibrahim AS bertemu dengan Allah dan bagaimana kisah Nabi Musa AS bertemu dengan Allah kemudian bagaimana kisah Baginda Rasulullah Muhammad SAW bertemu dengan Allah. Semunya terjadi melalui proses yang tidak mudah. Ada perjalanan spiritual sulit yang berliku sangat panjang sampai kemudian Allah sendiri hadir dan menghadirkan diri sehingga menumbuhkan keyakinan yang sangat kuat dan tidak akan pernah bergeser sedikit pun dalam hati hamba – hamba yang dikehendaki Nya itu.

Kemudian, dari hamba – hamba yang mulia tersebutlah selanjutnya Allah bisa dikenali dengan baik dan benar. Proses pengenalan akan Allah tersebut terus belanjut secara berkesinambungan dari satu generasi kepada generasi selanjutnya sesuai dengan tahapan – tahapan dan metode – metode baku yang sudah digariskan langsung oleh Allah itu sendiri yang kemudian dikenal dengan syariat agama

Adakalanya, karena kealpaan dan atau suatu sebab keterbatasan manusia sebagai makhluk, sengaja ataupun tidak, terjadi bias dalam pemahaman sehingga jalan yang seharusnya mengantarkan para penempuhnya semakin dekat dan semakin mendekat dengan Allah Tuhan Rabb Al ‘Alamin tapi justru membuat jarak antara dirinya dan Tuhannya semakin melebar. Akibatnya para pencari Tuhan itu terjatuh dalam lembah kesesatan dan kehinaan yang terhinakan dunia dan akhirat

Mereka tidak pernah bertemu dengan Tuhan yang mereka cari karena mereka sesungguhnya telah salah dalam memilih jalan, mereka hanya bertemu dengan tuhan – tuhan yang merupakan hasil ciptaan mereka sendiri, bukan Tuhan yang mereka cari. Pada saat itu tuhan mereka sudah berubah menjadi dua yatu, Tuhan yang menciptakan mereka dan tuhan yang mereka ciptakan

Untuk itu, agar kita jangan sampai tersesat seperti ilustrasi tersebut, maka untuk mengenal Tuhan, kita harus bertanya kepada orang – orang yang telah mengenal Nya dengan baik dan orang – orang yang telah diberi petunjuk dan tahu dengan pasti jalan mana yang harus ditempuh untuk bertemu dengan Allah atau kita harus mengikuti petunjuk dari orang – orang yang sudah pernah bertemu dan melihat Allah dengan mata batinnya.

Orang yang sudah bertemu dengan Tuhan dengan makrifat ketuhanan atau penyaksiannya itu disebut dengan Mursyid atau Guru Hidup yang akan membimbing dan mengarahkan kita melewati jalan atau tariqah yang benar untuk bertemu dengan Allah Tuhan Rabb Al ‘Alamin ( Kajian Hakikat Mursyid )

Comments 1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.