Hakikat Diri Dalam A’yan Kharajiyah

Hakikat Diri Dalam A’yan Kharajiyah – Pada kajian sebelumnya tentang Hakikat diri Zahiriyah sebelumnya sebagimana yang telah kita fahami bersama bahwa hakikat Api, Angin, Air, Tanah dalam alam batang tubuh yang zahir dalam postingan “ Hakikat Diri Secara Zahiriyah pada blog  Kajian Hakikat Ilmu Tauhid ini, Namun sebelum dilanjutkan kepada “ Hakikat Diri Secara Batinyah “ dan kajian “ Hakikat Diri yang Hakiki “ serta aplikasinya dalam ibadah serta zikir yang Insya Allah akan dipahami selanjutnya. Alangkah baiknya pada postingan ini kita menjemput dulu bagian – bagian yang tertinggal dan terlewati pada kajian sebelumnya yaitu :

Ketika berkehendak Allah melalui Kudrat dan Iradat – Nya dengan sifat ‘Azim pada darah, maka terlahirlah sifat Azimun pada darah kita sehingga, bukan darah aku melainkan ‘Azimun semata – mata “. ( yang terlewati adalah ) kelakuannya “ tegak berdiri betul “ seperti Alif mendirikan rahasia Tuhan yang bersifat dengan sekalian Sifat dan Asma serta Afa’al – Nya yang Qadim

dan Ketika berkehendak Allah melalui Kudrat dan Iradat – Nya dengan sifat Qawi pada urat atau nadi, maka terlahirlah sifat Qawiyun pada urat atau nadi kita sehingga, bukan urat atau nadi aku melainkan Qawiyun semata – mata “  ( yang terlewati adalah ) kelakuannya “ rukuk “. menunjukkan menenggelamkan atau lenyap ke dalam sifat Allah

dan  Ketika berkehendak Allah melalui Kudrat dan Iradat – Nya dengan sifat Mahuyi pada tulang, maka terlahirlah sifat Mahuyi pada tulang kita sehingga, bukan tulang aku melainkan Mahuyi semata – mata “ ( yang terlewati adalah )  kelakuannya “ sujud “ yang menunjuk kepada terhapusnya sekalian bekas syari’at yaitu hapusnya sekalian yang berbekas dengan kekekalan Sifat Zat Yang Suci

dan Ketika berkehendak Allah melalui Kudrat dan Iradat – Nya dengan sifat Hakim pada kulit dan daging, maka terlahirlah sifat Hakimun pada kulit dan daging kita sehingga, bukan kulit dan daging aku melainkan Hakimun semata – mata “ ( yang terlewati adalah ) kelakuannya “ diam, taat dan tunduk “ menjunjung perintah Allah sehingga tidak bergerak segaal segala suatu itu melinkan atas perintah Allah

Selanjutnya, Hati tempat nyatanya sifat Allah yang bernama Ilmu, Ketika berkehendak Allah melalui Kudrat dan Iradat – Nya pada hati, maka saat itu pemahamannya adalah  “ bukanlah hati aku melainkan Ilmu semata – mata “ yang cahayanya jernih seperti bulan yang menerangi sekalian isi alam batang tubuh aku.

Jantung tempat nyatanya sifat Allah yang bernama Hayat, Ketika berkehendak Allah melalui Kudrat dan Iradat – Nya pada jantung, maka saat itu pemahamannya adalah “ bukanlah jantung aku melainkan Hayat semata – mata “ yang cahayanya jernih seperti matahari yang menerangi siang meliputi sekalian isi alam batang tubuh aku

Paru – Paru tempat Tauhid yang selalu mengesakan Allah, Ketika berkehendak Allah melalui Kudrat dan Iradat – Nya pada paru – paru maka saat itu pemahamannya adalah “ bukanlah paru – paru aku melainkan Tauhid semata- mata “ yang cahayanya jernih seperti cahaya langit yang tak perputus – putus atau terus – menerus dan mengekalkan sekalian isi alam batang tubuh aku

Ginjal atau Buah Punggung tempat Islam Ketika berkehendak Allah melalui Kudrat dan Iradat – Nya pada ginjal atau buah punggung maka saat itu pemahamannya adalah “ bukanlah ginjal atau buah punggung aku melainkan Islam semata – mata “yang cahayanya jernih seperti bintang yang meneguhkan atau mengukuhkan sekalian isi alam batang tubuh aku

Itulah sedikiti pemahaman tentang zahirnya tubuh kita yang selanjutnya dinamakan dengan tubuh kita yang kasar atau A’yan Kharajiyah. Adapun hakikat  a’yan kharajiyah dalam konsep pemahaman ilmu tasawuf melalui jalan tariqat yang saya pahami adalah Ruhani semata – semata

Demikian semoga kajian tentang hakikat tubuh kita yang kasar atau a’yan kharajiyah yang singkat ini bisa menambah sedikit wawasan pemahaman tentang ilmu tauhid dalam diskusi di majelis kita masing – masing. Dan selanjutnya Insnya Allah kita akan mencoba melakukan kajian tentang “ Hakikat Diri Secara Batiniyah menuju  Hakikat Diri yang Haqiqi. Amin ( Kajian Hakikat Diri )

Comments 1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Page-level ads only appear on the page when AdSense thinks they'll perform well. Add the following Page-level code to more of your pages to increase the overall performance of ads on mobile. Copy the code below and paste it inside the tag of any page you want to show ads on. Place the same code just once per page, and AdSense takes care of the rest.
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.