Hakikat Nur Muhammad

Hakikat Nur Muhammad. Banyak pendapat dan pertentangan pendapat tentang Hakikat Nur Muhammad yang akan menjadi topik bahasan dalam  Kajian Hakikat Tauhid  ini. Perbedaan pendapat itu pada umumnya terdapat pada kisaran tentang Penciptaan Nur Muhammad dan Awal Muhammad. Masing-masing pendapat berusaha untuk menampilkan dan menyandarkan pendapatnya kepada ayat-ayat Al-Quran dan hadist-hadist serta penjelasan-penjelasan yang logis dan ilmiah untuk mendukung kebenaran pendapat mereka. Mungkin saya, Myrazano atau anda termasuk salah satu diantara mereka

Masing-masing pihak berusaha untuk membantah pendapat yang lainnya. Bahkan ada diantaranya yang menyatakan bahwa hadist-hadist yang disampaikan sebagai dasar dari pendapat yang berseberangan dengan pendapatnya adalah hadist lemah bahkan hadist palsu dan sebagainya. Sehingga pada akhirnya hanya pendapat dia sajalah yang paling benar.

Mengenai hal tersebut, Myrazano lebih tertarik dengan pernyataan yang disampaikan oleh Ibnu Hajar yang menyatakan bahwa, setiap pendapat yang berusaha menjelaskan suatu urusan tentang agama yang tidak mempunyai penjelasan yang tegas, pada umumnya hanya berupa penafsiaran yang berusaha untuk menyelaraskan maksud dan pemahamannya dengan apa yang dimaksud oleh Allah swt. Sedangkan yang dimaksud oleh Allah swt bisa jadi adalah demikian atau sama sekali bukan demikian, kebenaran yang sesungguhnya adalah milik Allah swt

Sedangkan tentang saling kalim bahwa hadist yang disampaikan satu pihak oleh pihak yang lain adalah hadist lemah atau hadist palsu. Mayrazano berpendapat bahwa, sesuai dengan konsep dasar pembelajaran ilmu hadist, dalam perkembangannya memang terdapat bebarapa hadist yang sebelumnya dinyatakan sahih ternyata belakangan ditemukan lemah sanadnya atau bahkan ternyata bukan hadist. Namun dengan pemahaman bahwa apabila satu hadist yang sebelumnya dianggap lemah tenyata diriwayatkan oleh banyak orang dengan jalan yang berbeda, bisa jadi hadist tersebut adalah sahih. Karena tidak mungkin atau kecil sekali kemungkinannya banyak orang berbohong pada masalah yang sama pada saat yang bersamaan.

Tapi apabila dicermati kedua pendapat yang yang saling bertolak belakang tentang keberadaan Nur Muhammad tersebut pada hakikatnya adalah sama-sama mengakui keberadaannya kecuali dari pemahaman wahabi yang memang pada awal keberadaan fahamnya menolak setiap pendapat diluar dari pendapatnya sendiri. Sedangkan pendapat yang lain, selain pendapat dari faham wahabi atau dari kalangan Ahlu Sunnah Wal Jamaah cendrung hanya mempersoalkan tentang penciptaan mana yang lebih dahulu diciptakan antara Kalam dan Nur Muhammad. Sehingga keberadaan Nur Muhammad tersebut sebetulnya sudah disepakati.

Perlu juga disampaikan dalam kajian awal pada category  Hakikat Nur Muhammad  ini, bahwa Nur Muhammad yang dibahas bukan Nabi Muhammad saw yang dilahirkan di Makkah dan wafatnya di Medinah, Ayahnya bernama Abdullah dan Ibunya bernama Aminah, tetapi Nur Muhammad yang dimaksud dalam Kajian Hakikat Tauhid ini adalah sesuatu yang diciptakan Allah swt yang akan membuktikan bahwa Dia adalah Tuhan yang tidak ada Tuhan selain Dia yang berhak untuk disembah.

Secara logika dapat digambarkan bahwa tidaklah bisa dikatakan sesorang itu sebagai seorang guru apabila dia tidak mempunyai murid atau tidak ada orang yang belajar kepadanya, dan tidaklah bisa dikatakan bahwa sesorang itu pemimpin kalau tidak ada rakyat yang dipimpinnya. Tentunya tidaklah dikatakan Allah swt itu sebagai Tuhan, apabila tidak ada makhluk yang menyembahnya dan yang menyembah itulah yang dikatakan sebagai Nur Muhammad. ( Insya Allah akan dibahas lebih lanjut )

Dengan pemahaman itu, maka sudah jelas bahwa yang pertama sekali diciptakan Allah swt sebagai Tuhan adalah Nur Muhammad, karena tanpa Nur Muhammad itu Allah swt belum menjadi Tuhan, karena belum ada yang menyembah-Nya. Setelah ada yang menyembah, barulah Allah swt menciptakan kalam untuk berkata-kata karena tidak mungkin Allah swt berkata-kata sendirian. Setelah memahami konsep sederhana yang disampikan diatas, barulah kita bisa melanjutkan kajian tentang apa dan siapa Nur Muhammad itu dan bagaimana proses penciptaannya dan hubungannya dengan makhluk yang lain yang diciptakan Allah swt sesudahnya.

33 Comments to "Hakikat Nur Muhammad"

  1. April 17, 2009 - 12:08 am | Permalink

    Lau la ka 3 la kholaktul alama..
    berpijakkan ke sini yach buya…
    ayo dunk buya…kita bahas masalah NUR Muhammad

  2. April 27, 2009 - 11:49 am | Permalink

    saya sepakat, bahwa hanya nur muhammadlah yang pertama dan mula-mula,yang mengenal.
    tks.

  3. awewe's Gravatar awewe
    May 5, 2009 - 3:26 pm | Permalink

    kajiannya ok …
    saya tunggu pengupasannya sampai kulit terakhir
    salam dan terus berkarya

  4. soes's Gravatar soes
    August 31, 2009 - 6:05 am | Permalink

    “barulah Allah swt menciptakan kalam untuk berkata-kata karena tidak mungkin Allah swt berkata-kata sendirian.”
    ini diambil dari kalimat paragraf terakhir anda…kenapa menyebut tidak mungkin kepada Allah SWT sedangkan Allah swt telah membuat hal yang tidak mungkin di alam semesta. Allah swt adalah yang awal dari yang awal, yang akhir dari yang akhir, surat Al Ikhlas tentu sudah sering anda baca, tidak perlu Allah mempunyai hamba untuk menyembahNya, tidak disembahpun tidak merugi, disembah pun tidak menguntungkannya, Nur Muhammad telah diciptakan Allah swt 50.000 tahun sebelum diciptakannya alam semesta,kemudian malaikat dan jin,lalu diciptakannya mahluk-mahluk pengisi bumi, sampai diciptakannya Nabi Adam as, yang keturunannya disebut adam makdum,ruhnya Nur Muhammad badannya Adam Makdum ( berbadan Adam), Hakikat Muhammad…Allah pun mengatakan…tidak aku ciptakan bumi dan langit jika buka lantaran (nur)Muhammad…(sedikit tambahan dan koreksi…:))

  5. Ramadhan's Gravatar Ramadhan
    September 10, 2009 - 12:00 pm | Permalink

    @ TULISAN DI ATAS:
    Dengan pemahaman itu, maka sudah jelas bahwa yang pertama sekali diciptakan Allah swt sebagai Tuhan adalah Nur Muhammad, karena tanpa Nur Muhammad itu Allah swt belum menjadi Tuhan, karena belum ada yang menyembah-Nya. Setelah ada yang menyembah, barulah Allah swt menciptakan kalam untuk berkata-kata karena tidak mungkin Allah swt berkata-kata sendirian.

    Astaghfirurallaahal ‘azhiim
    Kepada penulis artikel ini,coba anda renungkan kembali tentang asmaul husna. Allah Maha Tegak Perkasa (Allah ya Qayyumu), Allah tidak bergantung kepada apapun dan kepada siapapun. Subhanallah !!!!
    Ingat Al Qur’an Surat ke 112 Al Ikhlas ayat 2 Allah adalah Tuhan yang bergantung kepadaNya segala sesuatu. Justru kita yang berkedudukan sebagai mahluk yang bergantung kepadaNya.
    Allah tidak butuh ada tidak adanya alam semesta ini, termasuk penciptaan nur muhammad (hadits tentang penciptaan Nur Muhammad adalah hadits palsu).
    …………………………..
    Untuk pemahaman anda:
    Dalam suatu artikel yang dibuat di Timur Tengah sama persis dengan tulisan anda, adalah bikinan orang orang Yahudi (dalam khasanah keilmuan Islam disebut Israiliyat).
    Semoga Allah memberikan pencrahan kepada kita

    Sumber:
    1. Kitab Al-Maqaashidul-Hasanah fi Bayaani Katsiirin minal-Ahaditsil-Musytaharah ‘alal-Alsinah karangan al-Hafizh as-Sakhawi.
    2.Kitab Nashabur-Rayah li Ahaadiitsil-Hidaayah karangan al-Hafizh az-Zayla’i.
    3. Kitab-kitab Al-Mughni Jan Hamlil-Asfari fi takhriji ma fil-Ahya ‘i minal-Akhbar karangan al-Hafizh al-Iraqi,
    4. Kitab Talkhisul-Habir fi Takhriiji Ahaaditsir-Rafi’il-Kabiri karangan Ibnu Hajar al-Asqalani,
    5.dst

  6. intel pentium's Gravatar intel pentium
    September 17, 2009 - 10:47 am | Permalink

    salam pd semua…
    sy nk tanya pd “ramadhan” yg menyatakan “Al Quran Surat ke 112 Al Ikhlas ayat 2 Allah adalah Tuhan yang bergantung kepadaNya segala sesuatu. Justru kita yang berkedudukan sebagai mahluk yang bergantung kepadaNya.
    Allah tidak butuh ada tidak adanya alam semesta ini, termasuk penciptaan nur muhammad (hadits tentang penciptaan Nur Muhammad adalah hadits palsu)”
    mmg betul DIA tidak bergantung pd kt dan kt sememangnya bergantung pdNYA cm disini kt mesti faham bahawa sesuatu yg terjadi mesti ada sbb musababnya spt firmanNYA “tidak aku jadikan sesuatu dgn sia-sia” fahamilah rahsia disebalik kejadian Nur Muhammad…adakah DIA sj suka2 jdkan Nur Muhammad tanpa sbb…adakah DIA jadikan alam ini termasuk kt tanpa sbb…jadikan malaikat,iblis,syurga & neraka tanpa sbb dan adakah DIA ilhamkan pd anda utk bg komen anda ttg Nur Muhammad tanpa sbb…mesti ada sbb musabab disebalik apa yg terjadi
    apakah kaitan Nur Muhammad dgn kt? sapa kt…sapa diri kt…sudahkah anda kenal diri anda…awal agama mengenal Allah…nk kenal Allah kenalilah diri anda…bila dh kenal diri maka binasalah diri dan berjumpalah yg mencari dgn yg dicari..bila anda sdh kenal diri anda akan tahu makna sebenar Nur Muhammad itu…

  7. September 22, 2009 - 7:44 pm | Permalink

    Assalamu’alaikum

    Manusia berbeda, saya sebagai seorang yang perlu bayyinah dari quran agar bisa diterima aqal sebagai ilmu/science, saya agak kurang ngeh atas penjelasan yang berbelit-belit yang penuh majasi, karena memang itulah kelemahan saya, kurang mengerti ilmu sastra.

    Mohon dijelaskan secara ilmiah, khususnya bagi orang2 scientist yang perlu bayyinah/bukti. Karna ulama adalah pewaris para nabi, saya butuh bukti dan mohon penjelasannya hanya dari quran, mohon hadits dikesampingkan dahulu.

    Hal2 seperti ini perlu dikaji/diriset, karna segala sesuatu selain Allah, dapat dimengerti dengan science(ilmu atau bayyinah dari quran).

    yang ingin saya tanyakan :
    Apakah Nuwr Muhammad itu? secara ilmiah qurani. Lebih bagus lagi kalo jawaban yang kang @myrazano berikan di dapat dari khidir a.s atau dari para murid langsungnya, atau juga dari dzu al qarnayn a.s, saya akan langsung menerimanya

    Jika tidak bisa menjawab juga tidak apa2, walaupun saya belum tahu jawabannya, mohon hati2 membahas soal ini. Bagi saya, segala sesuatu selain Allah, masih berada diranah science, jadi dapat dibuktikan secara ilmiah qurani. Bukankah di al quran disebutkan bahwa tidak ada sesuatupun yang kami abaikan, berarti bisa diriset secara ilmiah qurani

    Setiap manusia memiliki keterbatasan, dan saya menghormati pemahaman Kang @myrazano

    Salam persahabatan

  8. kasih sayang's Gravatar kasih sayang
    September 24, 2009 - 3:28 am | Permalink

    salam sejahtera semuanya.

    semua yang dialam ini adalah benar semuanya, yang salah adalah yang tidak tahu, makanya selalu timbul perdebatan, merasa benar, dengan hadist itu dan ini, pkoknya semua…dengan tujuan dialah yang terbaik…., sadarlah kita yang sempurna dijagad raya ini hanya allah dan rasulullah yang baik dan benar, selain itu salah, makanya kita selalu belajar dan belajar…seluruhnya yang tidak berkesudahan…sehingga ridho dan safaat selalu ada.

  9. October 1, 2009 - 4:49 pm | Permalink

    @ TULISAN DI ATAS:
    Dengan pemahaman itu, maka sudah jelas bahwa yang pertama sekali diciptakan Allah swt sebagai Tuhan adalah Nur Muhammad, karena tanpa Nur Muhammad itu Allah swt belum menjadi Tuhan, karena belum ada yang menyembah-Nya. Setelah ada yang menyembah, barulah Allah swt menciptakan kalam untuk berkata-kata karena tidak mungkin Allah swt berkata-kata sendirian.

    untuk pendapat ini mungkin saya akan memberikan masukan/pendapat sedikit.

    dari yg saya tangkap maksud dari tulisan tersebut : Allah belum di sebut namanNya (Tuhan) sebelum ada yg di ciptakanNya, bukan berarti Allah belum menjadi Tuhan & Allah Tidak Memerlukan siapa2 karena Allah Maha Segalanya.

    untuk pengertian Nur Muhammad memang harus diperlukan pengetahuan yg cukup dan setiap orang tidak sama ilmu pengetahuannya di bidang apapun. dan kita harus berhati-hati dalam menyampaikan sesuatu kepada orang lain, karena kalau salah tanggap akan menjadi keyakinan yg menyimpang.

    semoga sedikit pendapat saya dapat membantu mengingatkan saudara seiman.

  10. Eyang Kumincir's Gravatar Eyang Kumincir
    October 6, 2009 - 10:31 pm | Permalink

    Maaf nyelonong Semakin berat aja artikelnya, semakin menarik. tapi ya..itu sareat ngak bakalan ada nyambung
    dengan tareqat dan hakekat apalagi dengan ma’rifat.
    1.Iman,2.tauhid, 3.ma’rifat,4.Islam, itu mungkin steph untuk menjadi orang Mu’min.

    Bung Myrazano, seperti yang saya dapatkan dari perjalanan Tareqat.. awal mula penciptaan Alam semesta dan isinya adalah Nur Muhammad/Johar Awal(Cahya Merah/Narun,kuning/Hawaun, Putih/Maun, dan Hitam/ Turobun)yang dengan Cahya Allh terpecah menjadi empat bagian yaitu
    1.Kalam
    2.Lauh,
    3.Arasy dan yang ke
    4.terpecah lagi jadi 4 bagian, dst ….dst.
    maaf tidak saya teruskan, saya masih mentah dlm pelajaran tareqat, hanya mencoba belajar mengenali diri untuk lebih mengenal Allah dan sifat2nya

    ” MAN AROFFA NAFSAHU FAQOD AROFFA ROBBAHU WAMAN ARROFA ROBBAHU FAQOD JAHILAN NAFSAHU” yang alih bahasanya sbb: Orang yang telah tahu pada dirinya , pasti tahu pada Tuhannya, tentu dirinya akan merasa bodoh.

    Mohon maaf Saudaraku yg se iman, saya tidak bermaksud mencari Tuhan selain ALLAH.

  11. gusdur's Gravatar gusdur
    December 14, 2009 - 11:33 am | Permalink

    Salam Kenal para sahabat…

    Mohon maaf… meski terasa kelu lidah untuk berkomentar, tetapi dari tambahan komentar dari mas Auto dan eyang kumincir…. makin terasa, makna tulisan diatas.
    suwer…. saya amat terkesan dengan tema artikel ini.

    salam sejahtera ajah…
    gusdur

  12. oryt's Gravatar oryt
    December 19, 2009 - 10:09 pm | Permalink

    Mungkin yang di maksut dengan kalimat
    “Tentunya tidaklah dikatakan Allah swt itu sebagai Tuhan, apabila tidak ada makhluk yang menyembah-Nya dan yang menyembah itulah yang dikatakan sebagai Nur Muhammad”
    pada tulisan di atas hanyalah untuk mendukung logika pada tulisan sebelumnya.
    ” Secara logika dapat digambarkan bahwa tidaklah bisa dikatakan sesorang itu sebagai seorang guru apabila dia tidak mempunyai murid atau tidak ada orang yang belajar kepadanya, dan tidaklah bisa dikatakan bahwa sesorang itu pemimpin kalau tidak ada rakyat yang dipimpinnya.”
    Tentunya penulis sudah sangat paham dan mengetahui Allah swt tidak bergantung kepada siapapun, dan sama saja semua mahkluk taat atau durhaka tidak menambah atau mengurangi kekuasaan-Nya. Jadi hanya untuk memudahkaan akal/logika kita saja dalam hal sebab akibat(bahasa untuk akal), seperti saat seseorang berkata kepada orang yg belum percaya akhirat ” Bukankah lebih baik jika percaya kepada akhirat, kalau ternyata akhirat itu ada berarti anda akan rugi selamanya, jika tidak ada anda hanya rugi sementara.” Itu adalah pembicaraan untuk akal, bukan untuk iman.

  13. December 22, 2009 - 11:09 pm | Permalink

    Salam,
    Ana suka cara kalian mmberi comment,
    penuh dgn hemah, beradab tinggi dan hikmah..
    Engkau semua adalah saudara2ku se Iman..

  14. abu awfa's Gravatar abu awfa
    January 8, 2010 - 1:28 am | Permalink

    hai kawan..islam ini adalah agama yang sangat ilmiah..dalam hal ibadah dan aqidah islam ini telah baku sehingga ayat terakhir turun itu QS. Al Maidah ayat 3, bagaimana kita memahami tauhid ingatlah 2 pusaka yang diwariskan nabi Al Quran dan Sunnah/Hadits yang siapapun berpegang teguh kepadanya tiada akan sesat selamanya. Al Quran telahdijaga kemurniannya dan digaransi oleh ALLAH dalam ayat Al Quran itu sendiri dan Hadits juga ALLAH jaga melalui Lisan Nabi Muhammad yang diriwayatkan ulama Hadits Imam Bukhari bahwa siapa yang menyatakan kedustaan atas nama Nabi naka ia mempersiapkan tempatnya di neraka dan Banyak hadits Shahih Lain…
    Lalu Mengapa Islam terpaku pada Al Quran dan Hadits…Karena islam adalah satu-satunya Agama yang ALLAH ridhai, buktinya Kalamullah Al Quran telah banyak dibuktikan kebenarannya secara ilmiah oleh para ahli, untuk memahami Al Quran bagaimana? Al quran tidaklah dapat diartikan macam2 sesuai kehendak hati, karena jika demikian maka tiap tahun pasti ada revisi Al Quran dan Tafsirnya. untuk mempelajari Al quran diperlukan berbagai macam ilmu seperti Nahwu, Sharaf, asbabun Nuzul dan banyak lagi. jadi tidak sembarang orang mampu menafsirkan Al Quran, jikapun ada perbedaan dalam penafsiran setiap ulama, maka penafsiran mereka tidaklah sangat berjauhan, dan bertolak belakang atau mendasar, selain itu tafsiran Al Quran terbaik adalah dengan ayat Al Quran itu sendiri, dan Hadits2 yang shahih. karena Al Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad, kepada beliaulah ALLAH memberikan pemahaman Al Quran ini, jadi beliau yang paling sangat mengerti tentang maksud dari Ayat2 Al Quran ini, beliau mengajarkan Al Quran ini melalui hadits2 shahih berupa perkataan, perbuatan, sikap, dan diamnya beliau kepada para shahabat. dari Shahabat diajarkan kepada generasi berikutnya yaitu tabi’in, lalu ke generasi berikutnya tabi’ut tabi’in, hingga akhirnya Hadits2 ini dikumpulkan oleh para Ulama Hadits seperti Bukhari dan Muslim memalui penyeleksian yang super ketat sembari memohon petunjuk kepada ALLAH. yaitu imam Bukhari untuk meriwayatkan satu Hadits beliau selalu shalat sunnah 2 rakaat memohon petunjuk kepada ALLAH, namun begitu beliau juga masih memisahkan yang mana hadist shahih dan yang lemah/palsu.ISLAM INI SANGAT ILMIAH. kaidah penyeleksian Hadits ini ditetapkan oleh Bukhari dan disepakati oleh para Ulama. Kaidah penentuan keshahihan hadist dipelajari dalam ilmu musthalah Hadits termasuk ilmu menilai kejujuran, dan kepatutan seseorang untuk meriwayatkan hadits (ilmu Rijal. terbukti banyak Hadits Sahih nabi diakui kebenarannya oleh ilmu modern.
    Mempelajari Al Quran harus sangat teliti dan harus lebih diperhatikan, yang untuk memahami Matematika saja kita perlu trigonometri, diferensial, AlJabar, Logaritma, Kalkulus, dan lainnya, maka Al Quran lebih ilmiah dari itu.
    Oleh Karena itu sudah sepantasnya ilmu seperti Tasawuf disaring dulu melalui ilmu AlQuran dan Hadits2 Shahih. apalagi tasawwuf dikenal jauh setelah generais Nabi, Shabat, Tabiin, dan Tabiut Tabi’in yang generasi saya sebutkan itu adalah yang dijamin sebagai generasi terbaik oleh Nabi. Janganlah melalui Logika kita yang hina ini kita sok tahu tentang ALLAH dan RasulNya, apa yang ALLAH lakukan, statusnya ALLAH karena ini bukan wilayah pikir kita.jika ALLAH tak mengabarkan maka tak satupun makhluk yang tahu tentang hal ghaib termasuk nabi.Ingat Ancaman ALLAH dan RasulNya terhadap kedustaan apalagi dalam hal Agama yang dapat menyesatkan orang adalah NERAKA.

    JIKA ANDA BENAR DATANGKAN DALIL AYAT ALQURAN BESERTA HADITS SHAHIH YANG MENAFSIRKAN AYAT ITU TENTANG KEBENARAN NUR MUHAMMAD

  15. January 9, 2010 - 8:05 am | Permalink

    asslmkum wr wb
    ” KUN ” adalah kta kerja perintah (fi’lul amri) yg artinya ” jadilah !”. Nah…, “siapakah”? yg di “perintah” Allah swt dng Kalimat “kun” tsb? ( Qs Yasin : 82 )

  16. san cay's Gravatar san cay
    February 3, 2010 - 8:50 pm | Permalink

    berisi adalah kosong dan kosong adalah berisi, sesuatu yang tidak ada pada dasarnya adalah ada, dan keberadaanya adalah tidak ada sama halnya dengan tidak percaya pada dasarnya percaya hanya saja percayanya lebih memilih untuk tidak percaya, lalu apakah itu pilihan ??
    pilihan adalah sebuah bentuk pemahaman yang dimiliki saat itu boleh jadi berujung kepada kepentingan atau sebagian besar adalah kehendak yang tidak disadari sebagai bentuk sebuah kebutuhan
    semua kata kata, logika retorika apapun pada akhirnya akan berujung kepada ada dan tiada, dan yang ada adalah Allah SWT , Lalu ketiadaan dimulai dari nur muhammad s.d tulisan dan penjelasan ini fana..
    jangan menempatkan logika diawal kemudian dikuatkan oleh dalil naqliKarena logika bisa dibuat YA atau Tidak tergantung kepentingan dan keduanya akan tampak BENAR!!!
    sebaliknya justru awali dari firman-Nya kemudian tafsirkan (aqli) dengan selalu merujuk dari sunah / hadis yang mereferensi Karena Al Quran terpelihara terjaga kesucian bagi yang serius Allah akan membimbingnya namun jika coba2 bermain kepentingan maka AZAB Allah langsung menimpanya.

  17. Abah Galunggung's Gravatar Abah Galunggung
    February 16, 2010 - 2:11 am | Permalink

    Qur’an bisa dikatakan garis besar tuntunan hidup manusia dan Hadits berisi perilaku Nabi Muhammad yang merupakan penjabaran dari Al Qur’an itu sendiri dalam kata lain NabiMuhammad adalah Quran yang berjalan.

    Menafsirkan Al’Quran tidaklah mudah, Bagi orang awam yang dibaca dan difahami sehari2 hanyalah “alih bahasanya saja” dan alih bahasa itu belum tentu sesuai dengan yang ayat Al-Qur’an maksudkan.
    Untuk mengartikan satu kalimat diperlukan beberapa kitab, diantaraya: Kitab alat, Kitab Jurumiyah, Kitab Alfiah, Kitab Sorof, Kitab Nahu, Kitab Bade, Kitab Mantek dan lainya.

    Seandainya kita meminta memyebutkan ayat yang menyatakan dengan terang-terangan tentang “NUR MUHAMMAD” maka tidak akan pernah kita temukan.
    Ini salah satu Ayat yang menyatakan tentang Nur Muhammad

    ALLAHU NUROS SAMA WATI WAL ARDLI MACTALU NURIHI KAMISJAKATIN FIKAA MISBACH AL MISBACHU FIE ZAJAJAH AZZA JATUKAANNAHAA KAUBAKAN DORY JON YUQADU MIN SAJARATIN WAA LAA CARBIYAH YAKADO JAYTOHA YODZIE LUWALCUW LAM TAMSASHOO NAAR NOORON ALA NOORIN YADILLAAHO LIE NOORIHI MAN YASYAA WAYADZRIBUL LAHOL MACTULA LINNASI WAL LAHO BIKULLISYAIN ALIEM.

    (maaf bila salah dalam penulisan huruf latinnya)
    silakan tafsirkan ayat tersebut dengan kitab-kitab yang disebutkan tadi

    Seandainya air laut dijadikan tinta untuk menuliskan Ilmunya Allah maka tidaklah akan mencukupi. Sedangkan Kita ? tinta satu felt pun belum tentu habis.

    Seandainya kita belum tahu yang orang lain ketahui, alangkah bijaknya bila kita tidak mempertentangkannya apalagi menudingnya salah

    Wassalam

  18. Eyang Kumincir's Gravatar Eyang Kumincir
    February 19, 2010 - 1:36 am | Permalink

    Assalamualaikum
    Eyang Galunggung, ayat yang disebutkan tadi adalah surat An Nuur ayat 35 yang alih bahasanya / terjemahannya

    Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus[ * ], yang di dalamnya ada pelita besar. pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) Hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu.
    ( QS : 024. : An Nuur : ayat : 35 )

    Bisa saya tambahkan hadits yang menyatakan keberadaan Nur Muhammad yaitu dari

    Jabir ibn `Abd Allah r.a. berkata kepada Rasullullah s.a.w:
    Wahai Rasullullah, biarkan kedua ibu bapa ku dikorban untuk mu, kabarkan perkara yang pertama Allah jadikan sebelum semua benda. Baginda berkata: Wahai Jabir, perkara yang pertama yang Allah jadikan ialah cahaya Rasulmu daripada cahaya-Nya, dan cahaya itu tetap seperti itu di dalam Kekuasaan-Nya selama Kehendak-Nya, dan tiada apa, pada masa itu
    ( Hr : al-Tilimsani, Qastallani, Zarqani ) `Abd al-Haqq al-Dihlawi mengatkan bahwa hadist ini sahih

    kemudian dikuatkan lagi dengan hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad, Dhahabi dan al-Tabari
    Ali ibn al-Husayn dari bapanya dari kakeknya berkata bahwa Rasullullah s.a.w berkata: Aku adalah cahaya dihadapan Tuhanku selama empat belas ribu tahun sebelum Dia menjadikan Adam a.s. ( HR Imam Ahmad, Dhahabi dan al-Tabari )

    Dalam Quran dan hadits pula di terangkan bahwa Nur Muhammad atau Johar Awal yaitu bibit 7 (Tujuh) lapis langit, bibit 7 (Tujuh) lapis bumi, dan semua isinya.

    Apa yang dikatakan mas abu awfa bahwa “Islam adalah agama yang sangat ilmiah” pernyataan itu sangat benar. Tetapi masih banyak isi Al-Qur’an yang belum diketahui karena keterbatasan pengetahuan manusia ataupun ilmunya belum sampai.
    Contoh kecil para ilmuwan baru menemukan 9 planet(yang kita ketahui)dan satu matahari padahal menurut Al’Quran jumlahnya 11 bintang dan satu matahari (dalam surat Yusuf).

    Bukti nyata adanya Nur Muhammad adalah adanya alam semesta beserta isinya termasuk kita2 yang lagi baca blog ini karena kita semua berasal dari nur muhammad.

    Penyebaran Islam di negeri ini diantarannya dilakukan oleh para waliyullah, para wali menyebut NUR MUHAMMAD sebagai SAJATINING SYAHADAT.

    Bagaimana munggkin para waliyullah meyakini adanya NUR MUHAMMAD (SAJATINING SYAHADAT atau JOHAR AWAL) jika tanpa ada dasar yang kuat yaitu Qur’an dan Hadits.

    Wajarlah bila para waliyullah tidak memperkenalkan hakekat nur muhammad pada orang2 yang baru mengenal Islam pada saat itu.

    Contoh sederhana saja, seorang guru SD, beliau tidak akan mungkin menyampaikan mata kuliah yang didapat dari dosen kepada muridnya. Apa jadinya bila murid SD diberi mata pelajaran untuk perguruan tinggi.

    Maka amatlah di fahami bila keberadaan NUR MUHAMMAD masih ada silang pendapat .

    Yang dianggap benar belum tentu benar yang dianggap salah belum tentu salah, karena semuanya masih dalam anggapan, anggapan timbul karena adanya ke akuan .

    Maaf saudara2ku yang memiliki pendapat berbeda, kami tidak bermaksud memperuncing suasana. tapai marilah kita bicara dengan kepala dingin. Jika saudara2ku mengaku berpegang teguh pada Qur’an dan As Sunah Hadits jangan main tuding dulu, karena dalam Qur’an dan Hadits pun tidak mengajarkan untuk main tuding.
    Jika Saudara2ku mengatakan karena membela Islam, bukankah Islam itu diturunkan Allah untuk menyelamatkan manusia dari kejahiliyahan

    La ilaha ilallahu muhammad rosululloh

    Insya Allah saudara2ku, saya tidak bermaksud mencari Tuhan selain ALLAH. saya seorang Muslim sejati

  19. Nur Muhammad's Gravatar Nur Muhammad
    February 27, 2010 - 12:05 am | Permalink

    Assalamualaikum..w.b.t..

    Alhamdulillah ucapan Syukur kpd hamba2 Allah yg memberi komen di sini yg masing2 telah dikurniakan rahmat dari Allah..Aamiin

    Smoga komen2 hamba2 Allah semua tak diiringi dgn apa2 niat n nafsu yg selain dari Allah.

    err..??
    Hamba2 Allah skalian masing2 sudah mempunyai tingkat2 ilmu,iman, dan amal pada tahap2 yg tertentu..,
    jadi..nak cari apa lagi bukti?

    ‘tak kisah lah apa2 hal yg nak dibincangkan n yg nak dibuktikan’

    ‘cukuplah dgn apa yg telah diberikan kepadamu’

    biarkan lah yg kita percaya, tidak percaya dan yg kita was2 kan itu menjadi RahsiaNYA…

    barulah manis n senang kan??

  20. February 27, 2010 - 12:56 am | Permalink

    assalamualaikum.

    korang ni..huhuh..

    ..ginilah, bak kata tuan syekh maulana guru kami, ALLAH ITU DIALAH YANG AWAL, YANG AKHIR, YANG ZAHIR, DIALAH YANG BATIN.. begitu juga MUHAMMAD.. MUHAMMAD YANG AWAL, MUHAMMAD YANG AKHIR, MUHAMMAD YANG ZAHIR, MUHAMMAD YANG BATIN.. Allah dan Muhammad tidak berpisah, kerana jadinya Muhammad itu dari Allah.. tapi terus terang, ini sekadar cerita..semua orang boleh cerita.. kalau hendak bertemu dan merasainya akan hakikat itu sendiri, beramallah. cari guru yang mursyid yang makrifatullah dengan sebenar2 makrifat.macammana nak cari? doa banyak2 sungguh2. kerana Allah melihat kesungguhan. tanpa guru mursyid, takkan ada sesiapa yang bertemu muhammad, kerana guru yang mursyid mengenal muhammad. tanpa muhammad, tiada sesiapa pun yang mengenal Allah. kerana muhammad itu sahajalah yang mengenal Allah.

    “barangsiapa yang telah mengenal dirinya, maka dia telah mengenal akan tuhannya”

  21. malik's Gravatar malik
    March 16, 2010 - 9:56 am | Permalink

    Salam saudaraku…., Muhammad itu nama, Tuhan itu Pangkat, Nabi itu gelar, Rasul itu Derajat, Diri kita siapa…?

  22. yadi's Gravatar yadi
    June 6, 2010 - 8:30 am | Permalink

    saudara2ku yang seakidah tolong janganlah dijadikan perdebatan kaitannya dengan Nur Muhammad itu sumua sebatas kajian dan tidak akan terselesaikan tapi yang penting tingkatkan ketaqwaan kita setaqwa-taqwanya kepada allah…. jalankan hidup ini dengan sifat2 robani kaitannya hal ini barang siapa yang diberi petunjuk oleh allah dia tahu rahasia-rahasia dibalik hal ini… manusia hanya bisa menaksir-naksirkan tapi allah atau tuhan tidak bisa ditafsir-tafsirkan…. semoga kita diberikan taufik dan hidayah kepada Allah swt Amiin….

  23. Kasful Hijab's Gravatar Kasful Hijab
    May 16, 2012 - 5:40 pm | Permalink

    “SUMMUM BUKMUN”, Badan bernyawa mulut terkunci pPpuuuhh…

    Hehehee… ente-ente kena sirep ane niiih..

    santai brO… biarlah Hakikat nur muhammad itu tetap menjadi
    rahasia allah.swt,

    Berbicara soal Hakikat Nur muhammad sudah pasti menjuru kepada rahasia zat allah ta’ala. semakin berpikir maka semakin tidak tau, semakin menyelami maka semakin tidak dapat menemukannya.

    Dan saya yakin, tiada seorangpun yang sanggup sampai ketingkat hakekat tersebut, walaupun nabi muhammad.saw, para nabi, para wali & para malaikat muqorrobin sekalianpun belum tentu sampai.

    “Lillahi Ta’ala”, Karena Allah, Untuk Allah, Sebab Allah yang meliputi dari segala apapun peristiwa yang terjadi pada diri, dan alam semesta ini.

  24. abdholuddin al banjari's Gravatar abdholuddin al banjari
    July 24, 2012 - 1:12 pm | Permalink

    subhaanallaah…….??????
    allaahummasholli’alaa muhammad, wa’ala aali muhammad

  25. Nur Izzaty's Gravatar Nur Izzaty
    August 2, 2012 - 8:16 pm | Permalink

    DOKTRIN HAKEQAT MUHAMMAD…

    Ada satu doktrin yg bergelar Doktrin Hakeqat Muhammad. Ramei Ahli Sufi dan Ahli Hakeqat mempercayai akan doktrin ini. Mereka berdasarkan satu Hadis yg berbunyi : ” Aku adalah Nabi tatakala Adam maseh lagi antara tanah liat dan air..” Ada pun pengertian Hakeqat Nur Muhammad itu adalah salah satu pecahan fahaman dari Doktrin Hakeqat Muhammad. Ada pun Doktrin Hakeqat Muhammad itu pada sesuatu Hadrat, ia bergelar dgn satu gelaran. DiHadrat yg laen, ianya bergelar dgn laen gelaran. Namun semua itu adalah dari satu pancaran induk Doktrin Hakeqat Muhammad itu jua..

    Maka gelaran2nya itu berbeda2 sebutan, dari sudut mana ianya kita pandang. Contohnya kalo ianya dianggap sebagei sumber semua Ilmu Kebatinan, ianya disebut dgn gelaran “Misqat Khatamul Rasol” – Obor Penutup Segala Rasol. Ianya berada dlm batin yg paling dalam, ato “Sirr” dihati setiap Sufi itu. Antara dalilnya seperti Firman-Nya : Aku tiupkan kepadanya (Adam) Ruh-Ku.” (Surah Syaad – Ayat 72). Dan lagi “Apabila Aku telah sempurnakan kejadiannya dan telah meniupkan kedalamnya Ruh-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dgn bersujud.” (Surah Al-Hijr – Ayat 29)..

    Maka Hakeqat Muhammad itu pada sesuatu watak2nya disebut dgn berbagei2 namanya. Ianya bergantong dari sudut mana kita memandangnya pada sesuatu Hadratnya, fungsinya dan aspek maksodnya pada sesuatu pendzahirannya itu. Antara sebahagian dari nama2nya itu adalah :

    (1) Hakeqatul Muhammadiah,
    (2) Hakeqatul Haqqaiq,
    (3) Al-Aqalul Al-Awwal,
    (4) Al-Qalam Al-’Ala,
    (5) Al-Insanul Kamil,
    (6) Al-Qutubul Alam..
    (7) Dan banyak lagi, dan sebageinya
    dan seterusnya…

    ( Diringkaskan dari Doktrin Wahdatul Wujud – Karya
    Syeikul Akbar Mahyuddin Ibnul Arabi, Andalusia… )

    Allahu’alam & Wasalam….

  26. agus's Gravatar agus
    September 23, 2012 - 8:31 am | Permalink

    Nur muhammad itu tidak ada. Allah menciptakan sesuatu tanpa perantara nur muhammad.
    Tulisan saudara kalau difahami akan mendistorsi kekuasaan Allah.

  27. Kasyful hijaB's Gravatar Kasyful hijaB
    September 29, 2012 - 7:10 pm | Permalink

    السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

    afwan bagi kasyfulhijab pada coment di atas .. sekedar meluruskan .. apakah benar bahwa Sayyidina Muhammad belum sampai pada tingkatan Hakikat Nur Muhammad ..

    Subhanallah ..

    semoga kita semua beroleh petunjuk..

    Hanya Ahmad yang Mengetahui Ahad
    sedang pembeda ke dua nya hanya di batasi huruf Mim saja..
    waulohualam bishowab

    Atok Bujang
    senyum

  28. Suhedi Ed's Gravatar Suhedi Ed
    October 7, 2012 - 8:21 pm | Permalink

    Terimakasih atas semua uraiannya, saya bagi saya ini sangatlah bermanfaat. Salam Kenal – Edi

  29. Suhedi Ed's Gravatar Suhedi Ed
    October 7, 2012 - 8:48 pm | Permalink

    bagus sekali…….

  30. October 25, 2012 - 1:52 pm | Permalink

    Assalamu alaikum wr wb ana senang membaca artikel diatas. Hanya degn segala keterbatasan dan kekurangan agak sulit memahami dgn tuntas karena pembahsanya juga belum menyeluruh. ana ingin membaca lebih dalam lagi mengenai Nur Muhammad. Bagi yg kontra silakan saja disini bebas menyampaikan pendapat tapi pendapat yg santun dan disampaikan secara elegan itu saja harapan ana.

  31. bongkanok utaraha's Gravatar bongkanok utaraha
    February 27, 2014 - 9:29 am | Permalink

    AsWW!
    Sperti yg bnyak disampaikan di atas “semua perdebatan biasanya berujung pd pembenaran sendiri dan menfaikan pendapat yg lain”

    Saudaraku seiman bagi sy, anda adalah insan-insan luar biasa yg sesungguhnya dpt mmberi sumbangsih bagi kebesaran islam,

    “perbedaan adalah rahmat untuk mmpersatukan qt,tidak perlu mmperuncing atau menuding kesalahan pd orang lain yg terpenting:
    - syahadat qt sama,
    -syariat qt jalankan,
    -hakikat qt teguhkan,
    taqwa benteng qt dlm menyembaNya”

    Barakallaahu….

Leave a Reply