Bersegeralah Kembali ke Jalan Allah SWT

Bersegeralah Kembali ke Jalan Allah SWT – Kembali ke jalan Allah yakni bertaubat. Merupakan syarat utama bagi setiap manusia yang ingin hidup selamat dan bahagia, khususnya di akhirat. Dengan taubatitulah manusia dapat diterima disisi Allah SWT. Diyakini setiap insane berdosa dengan ukurannya masing-masing, besar atau kecil, kecuali tidak berdosa Rasulullah SAW, dan malaikat. Dituntut menggerakkan bertaubat setiap manusia alasannya tidak ada ilmu mengetahui secara pasti kapan akan mati sekarang, besok, atau lusa. Manusia yang malang mati sebelum taubat sebab Allah tidak akan menerima orang tersebut. Allah yang tak mau menerima, kemana lagi akan menggantungkan harapan hanya kepada Allah SWT. Inilah pegangan orang yang beriman.

Allah SWT menganjurkan terhadap umat manusia agar sesegeranya mohon ampun dan kembali ke jalan-Nya yaitu jalan hidup yang Qurani. Allah SWT. Berfirman : “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari tuhanmu dan kepadanya surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa “. (Q.S.Ali-Imran : 133). Manusia yang tidak taubat dari dosanya tidak dapat berjumpa dengan Allah SWT, meskipun demikian dilapangan masih banyak diantara umat manusia yang belum tergerak hatinya atau belum mau kembali ke jalan Allah. Disaksikan pada kehidupan sehari-hari banyak orang yang suka melakukan kemungkaran dan kemaksiatan, contoh meninggalkan kewajiban ibadah, suka melakukan kegiatan korupsi, berjudi, menipu, minum-minuman keras serta kekejian-kekejian lainnya. Akibat perbuatan mungkar dan maksiat itu mengundang banyak kesengsaraan, kekerasan ke tidak tentraman dan kerugian dimasyarakat baik hal itu menyangkut perorangan maupun orang banyak.

Seseorang yang menjadikan belum mau kembali ke jalan Allah tersebut ialah karena :

  1. Masih tergoda dengan hiruk pikuk kehidupan dunia.
  2. Yang menjadikan seseorang enggan bertaubat adalah ia belum merasakan taubat itu akan mengantarkan ke kesehatan jiwa dan ketentraman hidup.
  3. Ia merasakan bahwa dirinya tidak pernah berbuat salah baik kesalahan berhubungan langsung kepada Allah maupun terhadap sesama manusia serta makhluk lainnya.
  4. Yang menyebabkan seseorang belum mau bertaubat karena ia tidak menyadari bahwa kematian itu dating lebih cepat. Hal ini karena dia pernah menjadikan setiap kematian seseorang sebagai pelajaran yang sungguh berharga untuk dirinya,

Setiap kematian yang ditemui dalam perjalanan hidupnya hal yang wajar padahal orang yang mati itu kadang sebaya dengan usianya bahkan ada yang jauh dibawah umurnya. Akibat kematian tidak pernah menjadikannya untuk pelajaran hikmah kematian itu tidak pernah membuka pintu hatinyauntuk sadar hingga tanpa persiapan bekal kebajikan pada kehidupan. Lebih sadis dia menganggapdirinya jauh dari kejaran kematian dan panjang umur, hingga tua bangka dan diajak teman untuk beribadah taubat ringan mengatakan “nanti saja kalau sudah tua”. Sesungguhnya seseorang suka menunda-nunda taubat kelak ia akan menyesal selama-lamanya jika Allah mengambilnya sebelum ia bertaubat, dan kembali ke jalan Allah SWT, yang telah ditunjukan dalam kitab suci Al-Quran dan Sunnah Rasulullah SAW. “ Tunjukilah kami jalan yang lurus”. (Q.S. Al-Fatihah : 5). Menurut mufasir  ihdina (tunjukilah kami/terambil dari kata isti’aanah : memberi petunjukke suatu jalan yang benar, yang dimaksud dengan ayat ini bukan sekedar memberi hidayah saja, tetapi juga memberi taufik.

Perlu di sadari kematian itu RAHASIA ALLAH kapan saja maut pasti menjemput kita, bahkan sekarang, bias terjadi jika Allah menghendaki. Bila menyadari tentang kematian dan akibatnya memacu hati segera bertaubat dan kembali ke jalan Allah, serta berlomba-lomba memperbanyak amal saleh, sebaik-baiknya bekal menemui Allah SWT. Allah berfirman : “ Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu maka apabila telah dating waktunya (ajalnya) mereka tidak dapat mengundurkan barang sesaat pun dan tidak dapat (pula) memajukannya “. (Q.S. Al-Araf : 7).

Kesimpulan :

Pertama – kembalilah ke jalan Allah merupakan kewajiban setiap manusia yang ingin selamat dunia akhirat.

Kedua : seseorang hendaklah segera bertaubat, karena ajal bias datang kapan saja, sesuai ketentuan Allah. Ketiga segeralah memohon ampun kepada Allah SWT, dan kembali ke jalan-Nya  semoga Allah SWT. Menurunkan kebahagian selamanya. Amin. Berbagai sumber….. (bk).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.