JavaScript: JavaScript:
Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 4 ). Kajian ini merupakan kelanjutan dari kajian sebelumnya pada blog “ Kajian Hakikat Tauhid “ ini yaitu pada kajian “ Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 3 ) “ yang telah disampaikan bahwa menyeret pemahaman realitas ketuhanan dari ranah iman ke dalam ranah akal sama artinya dengan penjebakan diri kepada pengingkaran terhadap realitas ketuhanan itu sendiri, bahkan lebih jauh bisa melahirkan kesyirikan yang keji. Semoga Allah SWT melindungi kita dari kezaliman tersebut.
Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 3 ). Sebagaimana kajian yang telah kita bahas pada kajian sebelumnya yaitu “ Keyakinan atau keimanan, tentang realitas ketuhanan dalam proses penciptaannya merupakan satu paket dengan penciptaan manusia “ pada postingan Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 2 ) sehingga keimanan atau pengakuan tentang keberadaan Tuhan adalah sesuatu yang tidak perlu dibuktikan lagi karena keyakinan tersebut sudah ada pada masing – masing jiwa, sedangkan pengingkaran pada hakikatnya merupakan suatu pengakuan ekstrim tentang keberadaan Tuhan itu sendiri
Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 2 ). Postingan ini merupakan lanjutan dari postingan sebelumnya tentang jawaban dan penjelasan atas pertanyaan salah seorang sahabat blogger yang meminta bukti dan pembuktian tentang keberadaan tuhan pada Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 1 ).
Ada Tidaknya Tuhan Merupakan Realitas Tanpa Bukti ( 1 ). Postingan ini merupakan Jawaban dan Penjelasan atas pertanyaan salah seorang sahabat blogger yang meminta bukti dan pembuktian tentang keberadaan tuhan.
(more…)
Jawaban dan Pejelasan ( 3 ). Berikut ini saya akan mencoba menjawab dan menjelaskan sebuah pertanyaan yang disampaikan oleh saudara kita yang bernama Han melalui kotak komentar yaitu :
Tolong dijelaskan arti kata TUHAN, ALLAH, ZAT DAN SEJATI. ALLAH berdiri sendiri, tdk bergantung kepada sesuatu. Dia tidak berbentuk ataupun bersuara. pertanyaan saya bagaimana kita mengenal Allah yang tidak berbentuk dan bersuara. apakah nabi musa melihat Allah disaat Gunung Hancur atau disaat Nabi musa pingsan tolong dijelaskan secara detail. kalau bisa ke email langsung. terima kasih. Allah memberikan kita ketenangan selalu. Amin
Jawaban dan Penjelasan ( 2 ). Merespon banyaknya tanggapan dalam kotak komentar yang bernada cukup keras bahkan ada yang melakukan kopi paste dari dari komentar sebelumnya ( Maaf.. sudah dihapus ) karena mungkin dianggap sama dengan respon yang seharusnya disampaikan setelah membaca postingan dalam katagori Al – Asma Al – Husna. Tepatnya pada kajian-kajian tentang asal kata Allah.
Hakikat Tauhid. Sebetulnya saya agak kesulitan memberi judul terbaik untuk posting ini, apakah “ Ketika Allah Menjadi Tuhan “ atau “ Ketika Tuhan Bernama Allah ”. Dua judul tersebut, kalau dilihat sepintas lalu, sepertinya mengarah pada satu titik pokok kajian yang sama yaitu Allah swt adalah tuhan yang jadi sembahan setiap makhluk .
Akibatnya, kedua judul tersebut sama-sama pas dan cocok untuk judul posting ini, karena pokok kajian utama dalam posting ini adalah sebagai jawaban atau penjelasan dari pertanyaan para pengunjung blog Kajian Hakikat Tauhid ini yang rata-rata meminta pejelasan secara lebih terfokus pada tujuan posting yang berjudul “ Ternyata Allah Bukan Tuhan Yang Sesungguhnya “ dan “ Allah Adalah Nama Yang Utama Bagi Tuhan “