Mengapa Islam Melarang Visualisasi Nabi Muhammad SAW ? ( Bagian 2 )

Mengapa Islam Melarang Visualisasi Nabi Muhammad SAW ? ( Bagian 2 ). Pada postinganBagian 1 yang lalu telah disampaikan bahwa penolakan Islam terhadap penggambaran atau visualisasi Rasulullah Muhammad SAW dalam bentuk gambar atau patung dan atau apapun yang sejenis dengan itu, merupakan suatu upaya agar umat manusia tidak terjebak kembali dalam kebodohan yang sama ketika pihak gereja telah mencoba menampilkan sosok Yesus Kristus yang terbukti sangat jauh dari kebenaran yang sesungguhnya

2. Islam Melarang Visualisasi Nabi Muhammad SAW Karena Tidak Ingin Terjebak Dalam Pengkultusan Yang Melampaui Batas

Salah satu kezaliman terbesar yang dilakukan pihak gereja terhadap agamanya adalah dengan melakukan pendekatan visual atas sosok Yesus Kristus Sang Juru Selamat. Walau dikatakan bahwa tujuan dari visualisasi tersebut adalah untuk menambah keimanan, namun dalam kenyataanya semua orang sudah mengetahui bahwa, upaya tersebut hanyalah salah satu bisnis gereja untuk menambah pundi – pundi emas dan kekayaan melalui penjualan lukisan dan patung – patung itu

Yang tidak diperhitungkan oleh pihak gereja adalah, ketika sosok Yesus Kristus itu tampil dalam visual yang nyata, umat yang sangat mengkultuskan dan mengagungkan sosok Yesus Kristus sebagai utusan Tuhan yang suci perlahan berubah menjadi penyembah lukisan dan patung – patung yang mereka buat sendiri.

Pihak gereja, karena kebodohan dan keserakahannya tidak menyadari bahwa keimanan umat yang sesungguhnya masih relatif sangat rendah dan sangat tipis kalau tidak mau dikatakan tidak ada. Akibatnya pihak gereja mulai menuai hasil dari ketertutupun dan arogansinya selama ini terhadap kitab sucinya.

Kalaulah pihak gereja mau sedikit saja untuk jujur terhadap kebenaran kitab suci yang diyakininya, tentunya ritual penyembahan terhadap berhala berupa gambar dan patung – patung yang berkembang ditengah umat akan segera mereka hentikan dengan cara meminta maaf dan menarik seluruh gambar dan patung Yesus Kristus Sang Juru Selamat untuk dihancurkan. Tapi kenyataannya tidak demikian, pihak gereja justru ketakutan akan mendapat perlawanan dari umat yang sudah cendrung terlanjur nyaman dengan ritual penyembahan berhala yang mereka ciptakan sendiri

Agar tidak ditinggalkan oleh umat, apalagi kondisi keuangan gereja mulai bagkrut, maka tidak ada pilihan lagi yang bisa dipilih selain mengikuti perilaku umat yang sudah terlanjur salah. Terlanjur basah ya sudah mandi sekalian.

Agar penyembahan terhadap patung tidak menghilangkan hakikat Tuhan, maka merubah sosok Yesus Kristus dari seorang Nabi dan Rasul menjadi sosok yang mendekati kepada hakikat penyembahan terhadap Tuhan harus segera dilakukan. Yesus sudah tidak mungkin dijadikan Tuhan karena Tuhan sudah ada sebelum Yesus ada, maka menjadikan Yesus sebagai Anak Tuhan adalah sebuah pilihan terbaik. Jadilah Yesus Kristus Sebagai Anak Tuhan. Pemahaman yang sebetulnya tidak pernah ada dalam ajaran Kristen yang awal

Kitab Bibel mulai dirubah mengikuti pemahamn yang sudah terlanjur salah tersebut. Pemahaman dan opini mulai dikembangkan dan dibentuk sehingga umat percaya dan meyakini bahwa Yesus Kristus adalah Anak Tuhan dari hasil perkawinan dengan Isteri-Nya Maria si Perawan Suci

Sekarang Bibel secara tidak ikhlas sudah diterjemahkan kedalam berbagai bahasa, sehingga kebenaran dan kesalahannya sudah bisa diungkap dengan gampang oleh semua orang. Dikatakan tidak ikhlas karena Bibel yang menjadi pegangan tunggal Paus di Vatikan sampai sekarang tidak pernah ( mungkin tidak akan pernah ) diterjemahkan dan diungkap isinya secara luas.

Revisi demi revisi telah dilakukan menuju kepada kebenaran yang asal, namun apa yang hendak dikata, proses revisi itu justru telah melahirkan polemik yang lain yang tidak kalah menariknya dengan kebenaran hasil revisinya. Akibatnya, Bibel yang diyakini sebagai sebuah kitab suci dari Tuhan telah berubah menjadi sebuah kitab yang hancur dan babak belur karena kritikan dan hujatan. Kebenaran yang disampaikannya justru semakin jauh dari realitas kebenaran yang sesungguhnya.

Menyedihkan memang. Tapi apa boleh buat. Jalan sudah terlanjur dibuat dan dilewati. Sudah terlalu jauh malah. Tenaga sudah terlanjur letih dimakan asa. Waktu yang tersedia sudah tidak lagi cukup mengantar untuk kembali. Agar kehancuran itu bisa diterima sebagai sebuah proses yang alami, maka satu – satunya jalan yang bisa ditempuh hanyalah menghancurkan pembading yang diyakini bisa memperjelas kehancuran nyata Bibel yang disucikan itu.

Al-Quran adalah kitab suci yang bukan saja merupakan kitab yang penuh hikmah, tetapi juga merupakan batu ujian atau Al-Muhamin bagi kitab – kitab sebelumnya. Menghancurkan kebenaran ayat – ayat Al-Quran adalah sebuah pilihan yang harus dipilih, sehingga kehancuran Bibel tidak bisa lagi diuji dengan Al-Muhamin yang juga telah hancur.

Karena kebenaran Al-Quran adalah kebenaran abadi yang dijamin kesucian oleh Allah SWT yang telah menurunkannya, dan pihak gereja tentunya menyadari betul hal itu, Satu – satunya cara yang bisa dilakukan adalah dengan membangun opini dan penyesatan pemahaman umat Islam terhadap utusan yang telah dipercaya Allah SWT menyampaikan Al-Quran suci itu, yaitu Rasulullah Muhammad SAW.

Upaya visualisasi Nabi Muhammad dalam bentuk gambar, karikatur atau mungkin juga patung dan apapun yang sejenis dengan itu merupakan upaya awal dari rangkaian yang sistematis yang dipilih untuk menyelamatkan kehancuran Bibel yang sudah tidak mungkin untuk diperbaiki lagi dan karena faktor uang dak kekuasaan tentunya sangat sayang untuk ditinggalkan.

Sehingga, adalah bohong apabila maraknya upaya visualisasi Nabi Muhammad SAW di beberapa belahan dunia dalam bentuk karikatur yang melecehkan dinyatakan sebagai perkerjaan orang – orang iseng dalam mengekspresikan kebebasan individunya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya aktivitas tersebut merupakan sebuah sekenario bodoh yang sudah terencana, sehingga tak ada pilihan lagi bagi umat Islam yang masih mempunyai sedikit iman di dalam dadanya selain menyambut seruan jihad, melawan segala bentuk pelecehan dan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW. Jangan sampai kebenaran yang satu – satunya yang masih tersisa juga hancur karena kebodohan dan kelemahan pengikutnya.

Comments 4

  • Muhammad memang bukan Tuhan, jelas tidak boleh di sembah . Tetapi Yesus, Dia adalah Firman Allah yang keluar dari Allah. Dia sudah ada sejak purbakala dan sudah ada sebelum Ibrahim ada .Ketika Allah berfirman : “Jadilah”, maka firman Allah akan mengerjakan apa yang di kehendaki Allah sehingga “Terjadilah” . Jadi segala sesuatu di jadikan oleh Yesus, tanpa Yesus tidak ada yang telah di jadikan .Dan Yesus nanti akan mengadakan penciptaan kembali, Matius 19:28,Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apa bila Anak Manusia bersemayam di Tahta Kemuliaan-Nya, kamu yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas tahta untuk menghakimi kedua belas suku Israel . Yesus adalah Yang Awal dan Yang Akhir, wahyu 8, ‘aKU ADALAH aLFA DAN oMEGA, fIRMAN tUHAN aLLAH, YANG ADA DAN YANG SUDAH ADA DAN YANG AKAN DATANG , YANG MAHAKUASA .17b, ‘Jangan takut! AKU ADALAH YANG AWAL DAN YANG AKHIR, 18.DAN YANG HIDUP . AKU TELAH MATI, NAMUN LIHATLAH, AKU HIDUP, SAMPAI SELAMA-LAMANYA DAN AKU MEMEGANG SEGALA KUNCI MAUT DAN KERAJAAN MAUT .

    Jadi Yesus memang Tuhan, dan Dialah yang memberikan agama untuk di taati kepada Ibrahim .Dan Dialah yang di nubuatkan oleh Musa, sebagai Rasul, Nabi yang Ummi, yang namanya ada di Taurat dan Injil, yang harus di muliakan dan di tolong untuk menegakkan agama-Nya, agama Allah .Bukankah sahabat-sahabat ‘Isa adalah mereka yang menjadi penolong-penolong Allah ? Untuk menegakkan agama Allah ? Mengenai nubuatan Musa itu, Yesus berkata, Matius 5:46, Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia (Musa) telah menulis tentang Aku . 47, Tetapi jikalau kamu tidak percaya akan apa yang di tulisnya, bagaimanakah kamu akan percaya akan apa yang Ku-katakan ?

    Itu sebabnya, Yesuslah yang di sebut Rasul Allah itu yang datang dari sisi Allah, yang di ajarkan langsung oleh Allah semua kitab tidak melalui perantara Jibril, artinya ‘Isa menerima ajaran yang otentik langsung dari Allah, sebab Ia adalah Firman Allah .

  • perbaikan: Wah nggak terketik benar ya.. wahyu1:7, Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin. 8, “Aku adalah Alfa dan Omega, Firman Allah. yang ada, yang sudah ada dan yang akan datang. Yang Mahakuasa .

  • @Dian Kristo : mungkin perlu dibaca dan dicermati secara lebih mendalam lagi ayat Bibel berikut :

    15:34 Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eloi, Eloi, lama sabakhtani?”, yang berarti: Tuhanku ( bukan Allahku ) , Tuhanku ( bukan Allahku ), mengapa Engkau meninggalkan Aku?

    ctt : Allah tidak sama dengan Tuhan. Allah adalah nama dari Tuhan. Bukan Tuhan

    terimakasih

  • Ada di katakan bahwa TUHAN itu nama dari Allah, bukan Allah nama dari Tuhan .Dalam Allah berfirman kepada Musa ,keluaran 6:1,Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: “AKULAH TUHAN. Aku telah menampakan diri kepada Abraham/Ibrahim, Ishak dan Yakub SEBAGAI ALLAH YANG MAHA KUASA, tetapi dengan NAMA-KU TUHAN, AKU BELUM MENYATAKAN DIRI .3 Bukan saja Aku telah mengadakan perjanjian-Ku dengan mereka untuk memberikan kepada mereka TANAH KANAAN, tempat mereka tinggal sebagai orang asing.

    Karena Yesus yang berbicara kepada para nabi, seperti Ibrahim, Ishak, Yakub juga Musa; itu sebabnya Yesus tidak pernah mengatakan Allah telah berfirman, atau beginilah Allah berfirman, seperti yang nabi-nabi lain tuliskan di dalam kitab-kitab mereka; sebab Yesus itu lah Firman Allah, maka Yesus langsung mengatakan Firman, makanya Yesus tidak menulis buku yang berisi apa yang di wahyukan Allah kepada-Nya, sebab Dia-lah Sang Wahyu itu .Ketika orang-orang Yahudi mempermasalahkan , sebab Yesus mengatakan bahwa Ia anak Allah, Yesus menjawab mereka ,Yohanes 10:34, Kata Yesus kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: AKU TELAH BERFIRMAN: ….. Yesus juga berkata yang di protes oleh orang-orang Yahudi sebab Yesus mengatakan Firman-Ku . Yohanes 8:51, Aku berkata kepada mu: SESUNGGUHNYA BARANGSIAPA MENURUTI FIRMAN-KU, IA TIDAK AKAN MENGAMALAMI MAUT SAMPAI SELAMA-LAMANYA . Yesus menjawab kepada murid-murid-Nya: Yohanes 14: 23, Jawab Yesus: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti FIRMAN-KU dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan KAMI (YESUS & BAPA) akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia. Yesus juga mengatakan, Yohanes 831, Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “JIKALAU KAMU TETAP DALAM FIRMAN-KU, KAMU BENAR-BENAR ADALAH MURID-KU 32 DAN KAMU AKAN MENGETAHUI KEBENARAN, DAN KEBENARAN ITU AKAN MEMERDEKAKAN KAMU”

    Bukankah itu artinya memang Yesus yang mengatakan apa yang harus di katakan oleh para nabi, sebelum Yesus benar-benar datang ke bumi dan menyatakan diri-Nya, siapakah Dia sebenarnya, kepada mereka yang percaya kepada-Nya .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.