“Dzikrullah”

“Dzikrullah”. Alhamdulillahirabbilallamin. Puji dan syukur kehadirat Allah Swt harus selalu kita panjatkan,karena atas izin dan ridha-Nyalah kita telah selesai dari satu urusan untuk menuju pada urusan selanjutnya. Begitu juga syalawat beruntaikan salam jangan pernah berkurang kita berikan pada seorang pemuda padang pasir Rasulullah Muhammad Saw,yang telah sukses membawa seluruh umat manusia  pada cahaya Islam yang penuh dengan kedamaian,walaupun terkadang dibumbui oleh tindakan-tindakan yang bertentangan dengan ajaran Islam itu sendiri yang juga dilakukan umatnya amatnya sendiri.

Dzikrullah secara bahasa berarti ingat,dan didalam komunitas keislaman yang dimaksud dengan berdzikir adalah selalu mengingat Allah dalam situasi dan kondisi apapun. Hal ini sudah menjadi suatu keharusan bagi seluruh umat Islam khususnya. Berfirman Allah.” Hai orang-orang yang beriman berdzikirlah (dengan menyebut nama Allah) dzikir yang sebanyak-banyaknya dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang. Dialah yang memberi rahmat kepadamu dam malaikat-malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu),supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia maha penyayang kepada orang-orang yang beriman.” ( Qs Al Ahzab  41-43 ).

Sangat perlu menjadi bahan renungan kita bersama bahwa Allah telah memberikan petunjuk-Nya kepada kita semua,bahwasanya dzikir  merupakan amal perbuatan yang paling utama yang mengandung pahala yang sangat besar. Sadarilah menyibukan diri dengan tetap berdzikir akan jauh lebih berguna dari pada selalu tengelam dan menyibukan diri dalam hal dan pembicaraan yang tidak ada gunanya. Hati dan pikiranpun akan selalu tenang. “ Dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah,ingatlah hanya dengan mengingat Allahlah hati menjadi tentram.” (Ar Rad – 28).

Kalau ditinjau pengertian dzikir secara luas memang terdapat beberapa pengertian atau devinisi. Menurut Dr Hasan Syarqawi dzikir atu dzikrullah adalah. Sebagai daya dan upaya untuk menghadirkan Allah sebagai pencipta kedalam qalbu yang diikuti dengan perenungan dan muhasabah atas kebesaran Allah Taalla. Pendapat lain memberi arti bahwa dzikrullah merupakan satu upaya yang harus selalu dibangun didalam mengingat Allah Swt dengan ungkapan-ungkapan tertentu yang dilakukan secara berulang-ulang berdasarkan kemauan dan kemampuan orang yang berdzikir.

Apapun devinisi dari dzikir yang jelas adalah mengingat Allah (Dzikrullah) yang harus dilakukan setiap jantung berdetak dimanapun dan dalam situasi apapun. Ditambahkan,dzikir yang dimaksud adalah menghadirkan hati dan pikiran untuk ingat pada sang pencipta,yang diteruskan dengan perbuatan dan tindakan yang disenangi Allah Swt dalam berbagai keadaan. Seperti ketika melakukan shalat,puasa,berzakat maupun dalam melaksanakan ibadah haji termasuk juga dalam berusaha dan bekerja guna memenuhi kebutuhan hidup dunia yang diinspirasikan untuk bekal kehidupan akhirat.

Dzikir atau dzikrullah merupakan amal ibadah yang tidak kalah pentingnya dalam konsep berislam bagi umatnya. Rasulullah Saw ketika menjelaskan tentang pentingnya umat Islam untuk selalu dalam keadaan dzikir pada Allah. Dzikir yang dimaksud Beliau Saw adalah selalu menghadirkan hati untuk mengingat,taat dan hanya takut kepada Allah semata. Tidak sampai pada titik ini saja Beliau Saw juga menambahkan dzikir itu harus dibarengai dengan ucapan dan perbuatan dalam ruang lingkup amal ibadah yang sesuai dengan aturan Allah dan Rasul-Nya.

Beliau Saw menerangakan melalui hadis Qudsi. “ Allah Swt berfirman.” Aku sesuai dengan prasangkaan hamba-Ku dan Aku bersama hamba-Ku,apabila ia mengingat-Ku dalam dirinya,maka Aku mengingatnya dalam diri-Ku. Kalau ia mengingat-Ku dalam sekumpulan orang,maka Aku akan mengingatnya dihadapan sekumpulan orang-orang yang lebih baik dari mereka. Jika ia mengingat-Ku satu jengkal,maka Aku mengingatnya satu hasta. Jika ia mengingat-Ku satu hasta,maka Aku akan mendekatinya satu depa. Jika ia mendatangi-Ku dengan berjalan,maka Aku akan mendatanginya dengan berjalan cepat.” ( Hr Bukhari dan Muslim). Dari hadis diatas jelaslah betapa besarnya manfaat dzikir kepada Allah yang juga merupakan amalan yang paling utama dan sangat disenangi Allah dan Rasul-Nya.

Namun sangat penting untuk selalu diingat,berdzikir harus menghadirkan hati,segenap jiwa dan pikiran yang dilanjutkan kejalan perealisasian dalam wujud amal ibadah dalam segala aktifitas yang diridhoi Allah. Dzikir merupakan bentuk pengakuan dari seorang hamba yang lemah dan dhaif atas segala sifat dan keagungan,keindahan serta kemahabesaran dan kesempurnaan Allah sebagai pencipta alam semesta beserta isinya ini. Memang hanya Allahlah yang sangat pantas untuk selalu dipuji dan diagung-agungkan sepanjang hayat masih dikandung badan. Kesulitan penghidupan yamg kian hari semakin menghimpit jangan pernah melalaikan kita untuk selalu ikhlas didalam menjalankan segala perintah-Nya untuk meningkatlan nilai amal ibadah kita. Hanya dengan jalan seperti inilah yang diiringai dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh,doa dan tawakal pegangannya yang akan mampu membentengi diri dan keluarga dari sifat kufur,sombong,takabur dan sifat-sifat tercela lainya.

Manusia sebagai makhluk yang bersifat individu dan sosial akan selalu melahirkan keinginan guna meningkatkan prestise dalam taraf kehidupannya. Kebutuhan-kebutuhan hidupnya selalu ingin dipenuhi dengan berbagai cara. Agar keinginan dan dorongan tersebut dapat tercapai dengan hasil yang halal lagi tayyib (baik) caranya telah terdapat dalam kitab suci. Temuilah Qs Al Jumuah-10. “ Apabila shalat telah dilaksanakan,maka bertebaranlah kamu dimuka bumi ini carilah karunia Allah dan ingatlah kepada Allah (dzikir) sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung.”

Mari kita selalu membudayakan untuk selalu dalam keadaan dzikir,agar hati,jiwa dan pikiran selalu dalam keadaan tenang dan tentram. Kesulitan ekonomi,desakan kebutuhan hidup yang kian meningkat,biaya pendidikan yang tinggi satu digratiskan namun biaya lainya dinaikan dengan segala tetek bengeknya dsb,insya Allah akan membuat diri kita lebih tegar dan kuat. Ikhlas adalah kinci utamanya,maka jalanilah hidup ini dengan penuh kerelaan, yakinkan dalam hati bahwa Allah pasti akan memberi hikmah atas setiap kejadian yang kita alami. Allahpun telah berikrar bagi siapa saja yang engan dan malas untuk berdzikir dan beribadah. Maka orang tersebut akan mendapatkan kehidupan yang sempit,susah dan gelisah,cemas serta selalu diliputi kekahawatiran yang berlebihan. Berfirman Allah. “ Barang siapa berpaling dari dzikir (mengingat) kepada-Ku,maka ia akan berpenghidupan yang sempit (resah dan gerlisah walau dalam gelimangan harta sekalipun) ( Qs Thaha -124 ). Allah Hu A’llam. [ Penulis : Pemerhati Masalah Sosial Keagamaan ]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Page-level ads only appear on the page when AdSense thinks they'll perform well. Add the following Page-level code to more of your pages to increase the overall performance of ads on mobile. Copy the code below and paste it inside the tag of any page you want to show ads on. Place the same code just once per page, and AdSense takes care of the rest.
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.