Al – Aziz Adalah Zat Yang Maha Perkasa

Al – Aziz Adalah Zat Yang Maha PerkasaAl – Aziz adalah salah satu asma Allah yang menunjuk kepada pengertian kekuatan, hegemoni, ketinggian dan mengendalikan. Arti Al – Aziz itu berarti Allah Zat Yang Maha Perkasa. Sifat keperkasaan itu hanya diperuntukkan kepada orang – orang yang menginginkan dan memohonkan kekuasaan kepada-Nya, karena kekuasaan itu adalah Dia. Allah menginginkan makhluk untuk mengenal dan memahami serta mengimami Tuhanya melalui sifat ke Maha Perkasaan-Nya

” Barang siapa yang menghendaki kekuasaan, maka bagi Allah-lah kekuasaan itu semuanya. Kepada-Nya lah naik perkataan-perkataan yang baik dan amal yang shaleh dinaikkan-Nya. Dan orang-orang yang merencanakan kejahatan bagi mereka adzab yang keras, dan rencana jahat mereka akan hancur ” ( QS : Faatir : Ayat : 010 )

” Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata: “Ya Tuhanku, perlihatkanlah padaku bagaimana Engkau menghidupkan orang mati”. Allah berfirman: “Belum yakinkah kamu?”. Ibrahim menjawab: “Aku telah meyakininya, akan tetapi agar hatiku tetap mantap (dengan imanku)”. Allah berfirman: “(Kalau demikian) ambillah empat ekor burung, lalu cingcanglah semuanya olehmu. (Allah berfirman): “Lalu letakkan di atas tiap-tiap satu bukit satu bagian dari bagian-bagian itu, kemudian panggillah mereka, niscaya mereka datang kepadamu dengan segera”. Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana “. ( QS : Al – Baqarah : Ayat : 260 )

Dari ayat diatas dapat difahami bahwa, kekuasaan itu hanya akan didapat melalui keimanan yang dilahirkan melalui ketundukan, ketaatan dan kepatuhan dalam menjalankan syariat agama Islam sebagai agama tauhid terakhir dan atau dalam arti sebaliknya. Allah sebagai Allah Tuhan Yang Maha Perkasa tidak pernah akan melahirkan sifat Keperkasaan – Nya untuk orang – orang yang tidak beriman dan untuk orang – orang munafik dan serta kepada orang – orang yang ingkar terhadap perintah – Nya.

Hegemoni, kekuatan dan keperkasaan yang diperkenalkan Allah melalui nama Al – Aziz, bukanlah kekuatan dan keperkasaan yang semena – mena. Penyebutan Al – Aziz terhadap Diri-Nya selalu disertai dan diikuti dengan penyataan yang menggambarkan kebijaksanaan dan kasih sayangnya sebagai kesatuan sifat yang utuh seperti :

Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana, Itulah ketentuan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui, Dia-lah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa, Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji, Allah Maha Perkasa, lagi mempunyai pembalasan, Dia Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui, Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji, Sesungguhnya Allah Maha perkasa lagi Maha Pengampun, Tuhanmu Yang Maha Perkasa lagi Maha Pemberi, Dialah Yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa dan lain – lain.

Sehingga pengingkaran terhadap ke Maha Perkasaan Allah akan sama artinya juga pengingkaran terhadap sifat – sifat Allah yang lain. Percaya kepada Allah haruslah merupakan satu kesatuan yang utuh antara hati lidah dan perbuatan. Percaya kepada Allah tidak bisa difahami secara setengah – setengah sepanjang yang kira – kira menguntungkan sesui pikiran dan akal manusia yang terbatas

” Allah Maha Lembut terhadap hamba-hamba-Nya; Dia memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa.” (QS : 42 : Asy – Syuura : ayat : 019 )

” Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala keagungan, Maha Suci, Allah dari apa yang mereka persekutukan “ ( QS : 59 : Al – Hasyr : Ayat : 023 )

Bezikir dengan sifat Allah Al – Aziz adalah meyakini dan memahami keperkasaan Allah itu secara utuh dan sempurna. Memahami dan tidak menundukkan diri terhadap keperkasaan selain kepada keperkasaan Allah, karena setiap keperkasaan yang dimiliki oleh selain Allah, semuanya itu hakikatnya berasal dari Allah juga dengan pemahaman bahwa:

  • keperkasaan untuk orang – orang kafir ditujukan untuk menambah kekafirannya yang pada akhirnya dengannya Allah menghancurkan diri mereka sendiri.
  • Keperkasaan untuk orang – orang munafik diturunkan untuk membuat mereka semakin jauh tersesat dari cahaya kemuliaan Allah
  • serta keperkasaan yang diturunkan untuk orang – orang beriman adalah rahmat kebijaksanaan Allah Sang Maha Perkasa

Demikian, semoga dengan postingan yang singkat dan sederhana ini mampu semakin mengukuhkan dan memperkuat keimanan dan keyakinan dalam diri kita, bahwa keperkasaan Allah adalah keperkasaan mutlak yang bijaksana yang hanya ditujukan untuk orang – orang yang beriman dan taat menjalankan setiap perintah – Nya amin. ( Al – Asma Al – Husna )

 

Leave a Reply