Fakta dan Realita Dibalik Kasus Eyang Subur

Fakta dan Realita Dibalik Kasus Eyang Subur – Berita tentang Eyang Subur telah mengungkap fakta dengan sangat terang benderang tentang para selebritis, yang katanya modern ternyata masih suka mendatangi dukun. Dukun-dukun itu seolah-olah menawarkan solusi terhadap berbagai masalah yang dihadapi manusia, mulai dari ekonomi, karir, kesuksesan , kekayaan, sampai perjodohan dan seluk beluk persoalan rumah tangga serta persoalan – persoalan lainnya.

Read more »

Allah Selalu Bersama Orang – Orang Yang Sabar

Allah Selalu Bersama Orang – Orang Yang Sabar  – Sabar dan Kesabaran orang tua adalah modal utama dalam menunjang dan menjadi faktor penentu dalam keberhasilan penyelenggaraan proses pendikkan untuk anak – anaknya di rumah. Orang tua yang sabar cendrung lebih berhasil  dibandingkan dengan orang tua yang pemarah sekalipun mempunyai sarana dan sarana yang cukup dalam penyelenggaraan pendidikan itu

Read more »

Inilah Sesungguhnya Pengertian Ulama Yang Benar

Inilah Sesungguhnya Pengertian Ulama Yang Benar – Di samping krisis iman, akhlak, ekonomi, energi, dan lainnya, sesungguhnya negeri ini sudah lama mengalami krisis ulama. Sulitnya mencari ulama panutan  yang layak diteladani, sama dengan sukarnya memberantas kemungkaran dan kebatilan. Mengapa? Kelangkaan ulama (yang benar) menyebabkan sulitnya mendapatkan ulama yang berani menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar. Kemungkaran dan kebatilan pun berlari dengan kencangnya, menutupi dan menghambat jalannya kebenaran.

Akibat dari krisis ulama, umat kehilangan tempat bertanya dengan jawaban yang sesuai dengan Qur’an dan Sunnah. Kaum Muslimin justru mendapatkan jawaban-jawaban yang mengambang, kalau tak boleh disebut menyimpang, lantaran para ulama yang benar sulit dicari. Ulama-ulama macam HAMKA, dan lainnya, sudah meninggalkan kita. Sekarang, yang muncul, meski tidak mengklaim sebagai ulama, tapi umumnya publik dan media massa menyebutnya sebagai  ulama, atau setidaknya ustadz dan dai. Kita tentu tak ingin, kemunculan mereka hanya dijadikan alat penghibur atau bahkan dipaksakan, sehingga tampak diorbit dan dikarbit—padahal yang bersangkutan tidak menguasai atau memahami ilmu (Qur’an dan Sunnah).
Read more »

Awas …!!! Kafir Karena Menyembah Allah SWT

Kafir Karena Menyembah Allah SWT. Sebagaimana yang telah disampaikan pada kajian awal blog Kajian Hakikat Ilmu Tauhid ini dengan judul Ternyata Allah Bukan Tuhan Yang Sesungguhnya telah dipahami bahwa  “ Allah “ adalah nama yang utama bagi Tuhan dan ketika Dia diseru dengan nama  itu, maka sudah terhimpun padanya seluruh sifat yang tercakup dalam sekalian nama yang menyertai – Nya

Kata “Allah” dalam bahasa Arab disebut sebagai lafzhul jalalah ( nama kebesaran ) dipergunakan dan ditetapkan sebagai nama Zat Tuhan yang bersifat khusus. Sedangkan ar-Rahman ditetapkan sebagai predikat khusus dari Zat Tuhan. Kata “Allah ” baik berupa kata baku ( jamid ) atau pun kata olahan ( musytaq ), ditetapkan sebagai Nama Zat yang tidak mempunyai arti atau tidak mempunyai makna yang dapat diinderakan, sehingga untuk mengenali arti kata “ Allah ” dipergunakan simbolistik yang berkonotasi eksklusif seperti Zat Yang Menghimpun sifat – sifat kesempurnaan ”
Read more »

Asmaul Husna

Asmaul Husna – Asmaul Husna berarti nama-nama Allah yang baik, mulia dan agung serta indah sesuai dengan sifat – sifat – Nya. Nama-nama Allah yang agung dan mulia itu merupakan suatu kesatuan yang menyatu dalam Ke – Maha Besaran dan Ke – Maha Hebatan Allah, sebagai pencipta dan pemelihara alam semesta beserta segala isinya.

Dengan menganut kaidah bahwa kebenaran itu adalah suatu ketetapan dengan kebenaran yang lain, sehingga semua kata yang dilekatkan pada Allah harus dipahami perbedaannya dengan penggunaan yang wajar dari kata itu. Melalui kaidah ini, maka kita tidak dengan mudah bisa menuliskan bahwa  ” Allah adalah sesuatu …. ” karena tidak satu pun yang dapat disetarakan dengan Allah.

Read more »

Mengapa Tuhan Bernama Allah ?

Mengapa Tuhan Bernama Allah ?‘Allah’ merupakan nama Tuhan yang paling populer. Apabila kita berkata : ”Allah..”, maka apa yang kita ucapkan itu telah mencakup semua nama-nama-Nya yang lain, sedangkan bila kita mengucapkan nama-nama-Nya yang lain – misalnya ‘ar-Rahmaan’, ‘al-Malik’ dan sebagainya – maka ia hanya menggambarkan sifat Rahman, atau sifat kepemilikan-Nya. Disisi lain, tidak satupun dapat dinamakan Allah, baik secara hakikat maupun secara majazi, sedangkan sifat-sifat-Nya yang lain – secara umum – dapat dikatakan bisa disandang oleh makhluk-makhluk-Nya. Read more »

Wahabi, Firqah Salah Nama Kaum Pemilik Surga

Wahabi, Firqah Salah Nama Kaum Pemilik Surga -  Faham Wahabi dibangun oleh Muhammad bin Abdul Wahab. Muhammad bin Abdul Wahab ini berasal dari kabilah Bani Tamim yang dilahirkan pada tahun 1115 H dan wafat pada tahun 1206 H di sebuah desa yang bernama ‘Ainiyah dan meninggal di Nejdi. Penamaan firqah atau aliran ini dengan sebutan Wahabi disandarkan kepada bapaknya Abdul Wahab yang merupakan seorang Qadhi dan sekaligus guru pertamanya di ‘Aniyah tempat kelahirannya Read more »

Inilah Islam Yang Sesungguhnya

Inilah Islam Yang Sesungguhnya – Waktu terus bergulir, tahun berganti dan setiap masa mempunyai tantangannya sendiri. Islam sebagai agama dan kebenaran terakhir yang diturunkan Alllah sebagi pelengkap dan penyempurna serta pelurusan aqidah dari agama – agama sebelumnya yang telah rusak dan dirusak oleh perkembangan peradaban dan konsep akal yang melampau batas, mau tidak mau, islam pasti juga akan terlibat dalam pergulatan tantangan peradaban yang semakin variatif

Read more »

Sifat Jaiz Allah Dalam Prespektif Hukum Wajib

Sifat Jaiz Pada Allah Dalam Prespektif Hukum Wajib – Umumnya manusia cendrung lebih tunduk, taat dan patuh kepada apa yang dia yakini dari pada tunduk, patuh dan taat kepada kebenaran yang diakui, sehingga ketika sebuah pemahaman tentang sesuatu yang berasal dari keluasan pemikiran dan pengetahuannya yang terbatas sudah dianggap benar, maka segala sesuatu yang berlawanan atau tidak sejalan atau tidak sama dengan pemhamannya itu akan dianggap salah.

Read more »

Kami Tidak Toleran Karena Kami Manusia

Kami Tidak Toleran Karena Kami Manusia  -  Membaca dan mencermati rendahnya tingkat toleransi atau tingginya tingkat intoleransi di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama islam seperti yang dirilis sebagi kesimpulan atas hasil survey yang lakukan oleh Lembaga Survei Indonesia ( LSI ) pada tanggal 1 sampai 8 Oktober 2012 lalu dibandingkan dengan hasil survey yang dilakukan pada tahun 2005 yang lalu yaitu :
Read more »

Hakikat Diri Dalam A’yan Kharajiyah

Hakikat Diri Dalam A’yan Kharajiyah – Pada kajian sebelumnya tentang Hakikat diri Zahiriyah sebelumnya sebagimana yang telah kita fahami bersama bahwa hakikat Api, Angin, Air, Tanah dalam alam batang tubuh yang zahir dalam postingan “ Hakikat Diri Secara Zahiriyah pada blog  Kajian Hakikat Ilmu Tauhid ini, Namun sebelum dilanjutkan kepada “ Hakikat Diri Secara Batinyah “ dan kajian “ Hakikat Diri yang Hakiki “ serta aplikasinya dalam ibadah serta zikir yang Insya Allah akan dipahami selanjutnya. Alangkah baiknya pada postingan ini kita menjemput dulu bagian – bagian yang tertinggal dan terlewati pada kajian sebelumnya yaitu :
Read more »